7 Khasiat Minyak Esensial untuk Kesehatan - Kompas.com

7 Khasiat Minyak Esensial untuk Kesehatan

Kompas.com - 12/06/2018, 05:05 WIB
Ilustrasi minyak esensialkerdkanno Ilustrasi minyak esensial

KOMPAS.com - Minyak esensial atau minyak atsiri adalah ekstrak minyak harum yang didapat dari hasil penyulingan tanaman, bunga, akar, kayu, atau biji buah.

Selain bermanfaat untuk relaksasi dan menenangkan pikiran, minyak esensial juga bisa jadi obat penawar penyakit. Lantas, apa saja manfaat minyak esensial untuk kesehatan?

Minyak esensial bukanlah minyak seperti pada umumnya karena tidak mengandung asam lemak. Komponennya benar-benar murni dari ekstrak tanaman yang jadi sumber olahannya.

Minyak esensial dapat dioleskan langsung ke kulit atau dihirup aromanya. Namun sebelum dioleskan ke kulit, encerkan dulu dengan minyak pembawa seperti minyak zaitun atau minyak kelapa yang sudah dilelehkan.

Nah, berikut ini adalah manfaat minyak esensial yang bisa kita dapatkan berdasarkan kandungan bahan alaminya.

1. Peppermint: masalah pencernaan

Minyak esensial mintAmy_Lv Minyak esensial mint
Kalau sedang mual, diare, atau kram perut, ada baiknya kamu coba olesi perut dengan minyak esensial peppermint.

Pasalnya, minyak esensial peppermint mengandung senyawa yang bisa menenangkan otot-otot pencernaan dan membantu mengeluarkan gas penyebab sakit perut.

Selain itu, minyak esensial peppermint juga dapat meningkatkan energi dan stamina tubuh. Menurut sebuah penelitian aroma minyak esensial peppermint juga mampu menurunkan kadar hormon stres kortisol.

Baca juga: Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Daun Mint

2. Lemon: memperbaiki suasana hati

Ilustrasi minyak esensial lemon Amy_Lv Ilustrasi minyak esensial lemon
Para ahli asal Jepang menemukan bahwa aroma minyak esensial lemon dapat membantu mengendalikan gejala depresi.

Bahkan, penggunaan minyak esensial lemon dapat mengurangi pemakaian obat antidepresan pada penderita depresi.

Selain itu, manfaat minyak esensial lemon juga dapat mengeluarkan racun dalam tubuh dan membantu mengatasi jerawat.

Karena aroma yang dihasilkan dapat menaikkan suasana hati, minyak yang satu ini juga baik untuk meningkatkan fokus dan konsentrasi.

Baca juga: Anda Banyak Pikiran? Tenangkan Diri dengan Menghirup Lemon

3. Lavender: masalah tidur dan mengatasi gejala PMS

Ilustrasi minyak esensial lavenderAmy_Lv Ilustrasi minyak esensial lavender
Minyak lavender adalah salah satu minyak paling serbaguna. Bagaimana tidak, minyak esensial lavender dapat memberikan efek menenangkan dengan mengurangi kadar hormon stres kortisol dalam darah.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa aroma lavender dapat meningkatkan gelombang alfa di otak yang terkait dengan relaksasi dan tidur nyenyak.

Tidak hanya itu, manfaat minyak esensial lavender juga dapat meringankan gejala PMS dengan mengoleskannya di bagian perut sembari terus dipijat lembut.

Baca juga: Ingin Kencan Pertama Sukses? Semprotkan Aroma Lavender pada Tubuh

4. Jeruk bali merah (grapefruit): mengurangi nafsu makan

Ilustrasi minyak esensial jeruk baliAnna-Ok Ilustrasi minyak esensial jeruk bali
Bagi yang sering tak mampu menahan rasa lapar, cobalah untuk menghirup aroma minyak esensial jeruk bali merah.

Sebuah penelitian kecil yang diterbitkan dalam jurnal Neuroscience Letters menemukan bahwa menghirup aroma minyak esensial jeruk bali dapat menghambat saraf lambung yang memicu rasa lapar.

Baca juga: Langsing dengan Menghirup Aroma Jeruk Bali

5. Minyak kayu putih: mengobati pilek dan flu

Ilustrasi minyak esensial kayu putihAmy_Lv Ilustrasi minyak esensial kayu putih
Sudah melakukan berbagai cara namun pilek dan flu masih saja datang? Coba hirup aroma minyak esensial kayu putih (eukaliptus) secara rutin.

Ya, manfaat minyak esensial eukaliptus dapat membantu menyembuhkan hidung tersumbat dan rasa sesak akibat alergi.

Eukaliptus mengandung sifat antibakteri yang dapat merilekskan otot-otot hidung. Campurkan beberapa tetes minyak esensial esensial eukaliptus ke dalam air hangat dan hirup aroma segarnya.

6. Minyak tea tree: mencegah infeksi

Minyak esensial tea tree Amy_Lv Minyak esensial tea tree
Minyak tea tree adalah salah satu minyak esensial yang banyak dipilih untuk melawan infeksi kulit berkat sifat antibakteri, antiseptik, dan antijamurnya. Mengoleskan minyak tea tree dapat mengatasi infeksi kulit dan ruam.

Bagi yang memiliki masalah ketombe, minyak esensial tea tree juga bisa menjadi pilihan yang tepat.

Oleskan beberapa tetes minyak itu di kepala secara langsung atau campurkan dengan shampoo sebelum digunakan untuk keramas.

Baca juga: Rambut Lebih Lebat dengan Perawatan Minyak Tea Tree

7. Chamomile: meningkatkan fokus

Ilustrasi minyak esensial camomile OlgaMiltsova Ilustrasi minyak esensial camomile
Chamomile memang lebih umum digunakan sebagai seduhan teh yang menyegarkan. Tapi jangan salah, chamomile juga bisa digunakan sebagai minyak esensial, lho!

Manfaat minyak chamomile adalah untuk membantu merilekskan tubuh dan pikiran dari stres yang tak berkesudahan.

Kalau terbiasa minum teh chamomile sebelum tidur, maka kini kamu bisa mencoba meneteskan minyak esensial chamomile pada bantal untuk mendapatkan tidur yang nyenyak.

Bila dicampurkan dengan lavender, manfaat minyak esensial ini dapat memberikan perlindungan ganda untuk mengatasi stres dan kecemasan.

 

Jadi, minyak esensial mana yang akan kamu gunakan hari ini?


Sumber
Komentar
Close Ads X