Kompas.com - 21/01/2019, 07:08 WIB

KOMPAS.com — Gaya busana Donald Trump yang eksentrik sering menjadi perbincangan publik.

Selain kerap memakai jas oversized, orang nomor satu di AS ini juga sering memakai dasi yang terlalu panjang.

Meski terkesan aneh, pilihan busana Trump memiliki maksud tertentu. Ada alasan khusus di balik pemilihan gaya busana itu.

Chris Christie, mantan Gubernur New Jersey, berbagi cerita seputar gaya busana presiden AS dalam sebuah memoar.

Dalam catatan berjudul "Let Me Finish", ia berbagi pengalamannya saat bercakap-cakap dengan presiden kontroversial itu.

Tahun 2016, Trump mengatakan kepada pasangannya dalam pemilihan presiden AS, ia harus memakai dasi yang lebih panjang agar terlihat langsing.

Yah, Trump memang selalu memakai dasi dengan panjang melebihi ikat pinggangnya.

Sayangnya, menurut majalah GQ, pilihan ini tidak tepat secara estetika.

Majalah mode pria itu memaparkan, panjang dasi yang baik harus tepat seukuran pinggang atau ikat pinggang.

Selain melakukan kesalahan dalam pemilihan panjang dasi, Trump juga melakukan kesalahan dengan menempelkan isolasi pada dasinya.

Baca juga: Temui Donald Trump, Kim Jong Un Ternyata Pakai Sepatu Hak Tinggi

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.