Berapa Umur yang "Pas" untuk Perawatan Anti-Penuaan?

Kompas.com - 12/02/2019, 19:01 WIB
Founder dan President director Miracle Aesthetic Clinic Group, dr. Lanny Juniarti, Dipl. AAAM dalam acara Aesthetic Outlook 2019 oleh Miracle di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019). KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Founder dan President director Miracle Aesthetic Clinic Group, dr. Lanny Juniarti, Dipl. AAAM dalam acara Aesthetic Outlook 2019 oleh Miracle di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

KOMPAS.com - Perawatan anti-penuan merupakan salah satu jenis perawatan kulit yang paling diminati masyarakat.

Menurut Founder dan President Director Miracle Aesthetic Clinic Group, dr. Lanny Juniarti, ada tiga permasalahan kulit terbesar, salah satunya adalah masalah penuaan.

Sementara, dua masalah kulit lainnya yang juga dianggap besar adalah pigmentasi dan jerawat.

Saking beratnya masalah yang dihadapi, krim kulit pun terkadang tak cukup untuk mengatasinya.

"Yang datang ke klinik biasanya yang masalahnya tidak terselesaikan dengan treatment sebelumnya. Meski cuma flek, pigmentasi, kadang tidak cukup dengan krim."

Hal itu diungkapkan Lanny ketika ditemui pada acara Aesthetic Outlook 2019 oleh Miracle di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Baca juga: Menyegarkan Kulit Secara Instan dengan Water Spray

Di antara tiga masalah kulit yang paling banyak terjadi, masalah penuaan-lah yang dinilai paling kompleks.

Sebab, menuntaskan masalah penuaan kulit membutuhkan lebih banyak tindakan.

Seperti pengencangan kulit, mengisi volume kulit dengan prosedur filler, menghilangkan kerut, dan lainnya.

Lalu, pada usia berapa diperlukan perawatan kulit di klinik kecantikan?

Lanny menjelaskan, penuaan sebetulnya telah terjadi sejak kita baru lahir.

Namun, secara klinis, tampilan kulit mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan. Seperti bintik hitam, kerutan wajah, bagian-bagian kulit yang tampak turun, dan lainnya.

"Secara tampilan kulit biasanya mulai terlihat 20 tahun ke atas, 40 tahun akan lebih terlihat lagi," ujarnya.

Halaman:


Terkini Lainnya


Close Ads X