Kompas.com - 29/05/2019, 12:00 WIB
CEO Amazon Jeff Bezos dan mantan istrinya, MacKenzie Bezos. Foto ini diambil pada 26 Februari 2017 di Hollywood, California, AS. (AFP/Jerod Harris) CEO Amazon Jeff Bezos dan mantan istrinya, MacKenzie Bezos. Foto ini diambil pada 26 Februari 2017 di Hollywood, California, AS. (AFP/Jerod Harris)

KOMPAS.com - Mantan istri Jeff Bezos, MacKenzie, mengumumkan akan menyumbangkan setengah dari kekayaanya untuk amal.

Novelis dan miliarder Amerika Serikat itu akan mendonasikan setengah hartanya untuk The Giving Pledge.

Kabar itu ia umumkan hanya sebulan setelah menyelesaikan perceraiannya dengan pendiri Amazon, Jeff Bezos.

Selasa (28/5/2019), MacKenzie, yang kini menjadi salah satu wanita terkaya di dunia, menulis sebuah surat yang mendorong para miliarder untuk tak segan beramal.

Baca juga: Michael Jordan Rancang Air Jordan 1 Eksklusif untuk Amal

Dalam surat itu, wanita 49 tahun ini mengaku akan terus berusaha menjadi filantropi meski membutuhkan waktu, upaya, dan perhatian yang tinggi.

The Giving Pledge diluncurkan oleh Warren Buffett serta pasangan Bill dan Melinda Gates pada 2010.

Sejak saat itu, lebih dari 200 orang termasuk pendiri Facebook, Marx Xuckerberg dan co founder, Brian Cesky, turut menandatangani ikrar komitmen untuk kegiatan amal tersebut.

Menurut Bloomberg Billionaires Index, kekayaan MacKenzie diperkirakan bernilai 36,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 525 trilliun.

Sementara itu, sang mantan suami, Jeff Bezos, yang merupakan orang terkaya di dunia memiliki jumlah kekayaan senilai 114 milliar dollar AS atau kira-kira Rp 1.637 trilliun.

Lewat akun Twitter, Jeff Bezos pun memuji keputusan mantan istrinya tersebut.

"MacKenzie akan menjadi luar biasa dan bijaksana dan efektif di filantropi, dan saya bangga padanya. Suratnya sangat indah. Sukses untukmu MacKenzie," ungkap Bezos.

Selain penulis, MacKenzie adalah salah satu karyawan pertama Amazon.

Baca juga: MacKenzie Bezos Lebih dari Seorang Mantan Istri Orang Terkaya

Ia menjadi satu dari 19 orang yang menjanjikan komitmen mereka pada Giving Pledge pada hari Selasa lalu.

Filantropi lainnya yang turut bergabung dalam komitmen ini antara lain Paul Sciarra, co founder Pinterest, dan Brian Acton, co-founder WhatsApp.

Menurut Warren Buffet, kemurahan hati mereka merupakan refleksi dari inspirasi dari jutaan orang yang bekerja dengan tenang dan efektif untuk menciptakan dunia yang lebih baik bagi orang lain.

Padahal, kebaikan yang mereka lakukan sering kali dengan pengorbanan pribadi yang besar.

Jeff Bezos tidak termasuk di antara 204 orang yang telah menandatangani ikrar.

Namun, miliarder teknologi itu mengumumkan pada 2018 ia akan menyumbangkan 2 miliar dollar AS atau Rp 28 trilliun untuk mendanai organisasi nirlaba yang membantu keluarga tunawisma.

Dana tersebut juga digunakan untuk menciptakan jaringan prasekolah baru guna memberi beasiswa bagi komunitas kelas bawah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.