Anjing Ternyata Bisa Merasakan Stres Tuannya

Kompas.com - 10/06/2019, 16:00 WIB
- shutterstock-

KOMPAS.com - Ketika pemilik anjing mengalami periode stres, ia tidak sendirian, karena anjing peliharaannya juga bisa merasakannya.

Stres berkepanjangan yang dialami pemilik anjing juga akan dirasakan oleh hewan kesayangannya. Demikian kesimpulan dari penelitian yang melibatkan 58 pemilik anjing di Swedia.

Tim peneliti menguji contoh rambut dari pemilik anjing dan anjing mereka, untuk mengetahui konsentrasi hormon kortisol. Hormon ini dilepaskan oleh tubuh ke aliran darah dan diserap folikel rambut sebagai respon terhadap stres.

Beberapa contoh stres yang bisa memengaruhi jumlah kortisol dalam rambut antara lain depresi, kehilangan pekerjaan, atau pun olahraga berlebihan.

Para peneliti dalam studi ini menemukan pola kadar kortison dalam rambut pemilik anjing dan hewan peliharaannya. Ini mengindikasikan stres level mereka sinkron.

Kesamaan level stres itu terutama terlihat pada anjing yang punya ikatan kuat dengan pemiliknya.

Peneliti mengungkap, stres tuannya lebih berpengaruh pada anjing dan bukan sebaliknya, karena manusia adalah bagian paling penting dalam hidup anjing.




Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X