Kompas.com - 21/07/2019, 08:00 WIB
Ilustrasi lingkungan kerja yang potensial menjerumuskan pada narkoba Shutterstock.comIlustrasi lingkungan kerja yang potensial menjerumuskan pada narkoba

Pertama, aura toxic dapat dilihat dari lingkungan yang banyak terdapat perokok aktif.

Lingkungan kerja terdiri dari orang-orang yang tidak bisa lepas dari kebiasaan merokoknya. Baik di ruangan khusus merokok, maupun di ruang publik.

“Mulai dari lingkungan perokok. Sedikit-sedikit kudu ngudut (merokok),” kata Tan.

Rokok memang disebut banyak menjadi awal seseorang mulai mengenal zat-zat psikotropika.

2. Terdiri dari orang yang suka makan berlebih

Ciri yang kedua, jika memiliki rekan kerja yang memiliki hobi makan secara berlebihan.

“Makan semaunya. Snack berkresek-kresek di laci meja. Namanya makan siang, tapi ngembat mie tiap hari atau cilok, habis kenyang ngemil kan,” ujar Tan.

Baca juga: Menilik Kasus Nunung, Kenapa Orang Konsumsi Narkoba?

3. Gemar menggunjing dan mem-bully

Selanjutnya, lingkungan kerja yang berisi orang-orang dengan hobi membicarakan segala keburukan orang lain.

Bahkan lebih parah hingga melakukan perundungan terhadap sesama karyawan di lingkungan kerjanya hingga menimbulkan tekanan batin bagi pihak yang menjadi obyeknya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.