Harga Skincare Natural Lebih Mahal, Ini Sebabnya...

Kompas.com - 02/08/2019, 17:05 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Produk kosmetik dan perawatan kulit berlabel "natural" saat ini semakin digemari masyarakat. Meski beberapa produk harganya cenderung lebih mahal, banyak masyarakat yang tak keberatan mengeluarkan uang lebih.

Namun, sebetulnya apa yang menyebabkan produk-produk perawatan natural punya harga yang lebih mahal?

Sebelumnya, kita harus tahu dulu perbedaan natural dan organik. Pendiri Skin Dewi, Dewi Kauw menjelaskan, produk berlabel natural biasanya dibuat dari bahan dasar tanaman. Sementara produk berlabel organik tak sebatas dari bahannya saja, melainkan proses keseluruhannya.

"Natural memang lebih mahal, tapi organik lebih mahal lagi. Natural hanya dari tanaman, kalau organik sampai cara tanam dan segala macamnya," kata Dewi saat berbincang dengan Kompas Lifestyle di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Pentingya Skincare dengan Kandungan Kolagen untuk Usia 25 Tahun

Dewi menjelaskan, mengapa produk dengan label natural pada umumnya lebih mahal dari produk biasa. Sebab, bahan baku pembuatannya cenderung lebih sulit didapat.

Misalnya, untuk membuat produk dengan bahan baku mawar, produsen harus mengumpulkan daun bunga mawar (rose petal) dalam jumlah yang sangat banyak.

"Kenapa bunga rose mahal sekali minyaknya? Karena butuh satu ton rose petal. Satu ton hanya jadi sekian kilogram. Jadi banyak bunga yang harus dicari," kata Dewi.

Namun, Dewi menekankan bahwa dalam memilih produk perawatan kulit, kita harus mengutamakan apa yang dibutuhkan kulit kita sendiri.

Ketika memilih produk, kita idealnya tak hanya mengikuti apa yang sedang tren atau sekadar melihat apa yang dipromosikan influencer.

Baca juga: Mengenal Kandungan dan Fungsi 5 Acid dalam Produk Skincare

Sebab, setiap orang memiliki kulit yang berbeda-beda dan reaksi produk juga bisa berbeda pada setiap orang. Tak berarti setiap produk berlabel "natural" atau "organik" akan selalu cocok untuk kulit kita.

"Kuncinya tahu apa yang kita butuhkan. Itu banyak orang yang tidak aware," ujarnya.

Untuk Skin Dewi, Dewi banyak melakukan edukasi dan workshop agar para pelanggannya tahu apa yang mereka butuhkan untuk kulit masing-masing.

"Kebanyakan awalnya tanya-tanya dulu kondisi kulitnya. Kami juga tidak bisa sekadar menyarankan produknya apa. Kami akan beri tips dan menanyakan segala hal tentang kondisi kulit konsumen," kata Dewi.

Di samping perawatan kulit, Dewi juga menekankan pentingnya memerhatikan pola hidup sehat. Sebab 80 persen faktor yang menentukan kesehatan kulit datang dari dalam atau dari pola hidup kita.

"Kuncinya bukan di produk, tapi 80 persen yang ada di dalam tubuh, seperti pola hidup, stress. Produk hanya 20 persen," ucapnya.
Baca juga: Penggunaan Skincare Berlebihan Justru Merusak Kulit

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X