Kompas.com - 21/08/2019, 18:56 WIB

Sebab, setiap menit rata-rata kita mengambil napas sebanyak 12 hingga 16 kali. Angka tersebut mencapai dua kali lipatnya ketika kita lari.

Pada kondisi ketika kita butuh menghirup banyak udara, pemakaian masker dikhawatirkan justru menghambat.

"Nanti oksigen yang dimasukkan jadi lebih sedikit. Nanti "engap" atau istilahnya Iskemia kemudian nanti kolaps," tuturnya.

Menurut Jack, memakai maupun tidak memakai masker ketika lari dengan kondisi udara buruk sebetulnya sama-sama memiliki risiko. Namun, kita idealnya memilih pilihan yang memiliki risiko lebih minim.

"Jadi di antara dua hal buruk, dipilih yang dampaknya lebih ringan," kata dia.

Baca juga: Hati-hati, Terpapar Polusi Udara Bisa Merusak Otak

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.