Detoks Kopi, Ini Efeknya pada Kesehatan Tubuh

Kompas.com - 01/09/2019, 19:25 WIB
Ilustrasi kopi ShutterstockIlustrasi kopi

KOMPAS.com - Kopi adalah salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi. Banyak orang menikmati minuman ini baik panas atau dingin, sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari atau di saat membutuhkan energi ekstra dan untuk meningkatkan fokus.

Sebuah studi menemukan, jumlah peminum kopi di Amerika Serikat meningkat secara signifikan antara 2012 dan 2018.

Para peneliti mengatakan, bahwa 64 persen orang Amerika berusia 18 atau lebih mengonsumsi secangkir kopi di tahun lalu.

Kopi memang menawarkan sejumlah manfaat kesehatan, yang mendorong lebih banyak orang untuk menyertakan kopi dalam daftar makanan mereka.

Kopi telah dikaitkan dengan risiko penyakit hati, kanker, dan diabetes tipe 2 yang lebih rendah.

Baca juga: Kopi Murah dan Mahal, Apa Bedanya?

Meski demikian hati-hati, menjadi pecandu kopi juga dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan.

Para ahli telah memeringatkan, bahwa terlalu banyak kafein dalam tubuh dapat berkontribusi pada beberapa kondisi yang memengaruhi kesehatan fisik dan mental.

Menurut Food and Drug Administration (FDA), seseorang tidak boleh mengonsumsi kopi lebih dari 400 miligram kopi per hari.

Kadar kafein yang tinggi dapat memengaruhi neurotransmitter di otak, yang dapat menyebabkan mual, gelisah, cemas, dan sakit kepala, di antara masalah lainnya.

Detoksifikasi kopi dapat membantu memblokir efek samping potensial dari kopi. Menghindari kafein selama beberapa hari, dapat memberikan sejumlah manfaat dan meningkatkan kesehatan.

Baca juga: Bolehkah Anak-anak Minum Kopi?

Manfaat detoks kopi

1. Membantu meningkatkan kualitas tidur

Kafein dapat menaikkan tingkat energi dan kewaspadaan. Mengurangi konsumsi kopi dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dan memberi lebih banyak energi untuk mengelola tanggung jawab yang harus kamu lakukan keesokan harinya.

Kafein dapat bertahan dalam darah hingga lima jam. Minum kopi di sore hari mungkin masih membuatmu terjaga di malam hari dan bahkan pada jam tidur.

Baca juga: Hati-hati, Minum Kopi Saat Perut Kosong Bisa Bikin Tubuh Stres

 

2. Kesehatan mulut lebih baik

Mengurangi atau tidak mengonsumsi kopi sama sekali dapat membantu mengurangi gigi yang menguning dan memertahankan lapisan luar gigi. Mengonsumsi terlalu banyak kopi dikaitkan sebagai penyebab gigi tipis dan rapuh.

3. Membantu menurunkan berat badan

Dalam secangkir kopi bisa jadi mengandung lebih banyak gula dan bahan-bahan berkalori tinggi lainnya.

Kombinasi ini tentu bisa berkontribusi baik untuk penurunan berat badan ataupun kenaikan berat badan, karena kopi dapat memengaruhi nafsu makan dan rasa lapar.

Baca juga: Waspadai Kandungan Kalori dalam Minuman Kopi Kekinian

4. Menjaga mood lebih baik

Efek buruk kopi umumnya terjadi setelah mengonsumsinya dalam jumlah tinggi. Setelah meningkatkan fokus, nantinya dapat menyebabkan kegugupan, stres, kecemasan, bahkan berkurangnya konsentrasi.

Kopi juga dapat menyebabkan kualitas tidur yang buruk, yang kemudian akan memengaruhi suasana hati. Detoks kopi dapat membantumu lebih tenang.

Cobalah mengurangi konsumsi kopi dalam lima hari. Mulailah dengan hanya minum kopi satu cangkir, dan mencari alternatif penggantinya seperti teh, kemudian secara bertahap menghilangkan kopi dari rutinitas harian Anda.

Baca juga: 7 Minuman Pengganti Kopi yang Bikin Mata Melek

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X