Gagal, Rencana 3.000 Orang Main Petak Umpet di IKEA

Kompas.com - 10/09/2019, 14:58 WIB
Ilustrasi shutterstock.comIlustrasi

KOMPAS.com - Peritel furnitur asal Swedia, IKEA, terkenal dengan area gerai yang luas.

Salah satu gerai terbesar IKEA di dunia memiliki lahan seluas 6,5 hektar. Di Indonesia, lahan IKEA mencapai 3,5 hektar.

Nah, saking luasnya, ada momen-momen unik terkait peritel furnitur tersebut.

Baru-baru ini, seperti dilansir laman Men's Health, rencana 3.000 orang bermain petak umpet di IKEA Glasgow, Skotlandia, digagalkan.

Rencana yang digagas lewat Facebook ini dibatalkan setelah kabar tersebut tersiar lebih dulu, hingga sampai ke telinga IKEA dan polisi.

Baca juga: 5 Alasan IKEA Hack Bisa Lebih Boros Uang

Lima petugas polisi dipanggil dan berjaga di gerai IKEA hingga malam.

Sebenarnya, permainan petak umpet di IKEA umum dilakukan, khususnya di Eropa.

Tren tersebut dimulai di Belgia pada 2014, dan lalu kian populer di Benua Biru.

Menurut The Scotsman, manajemen IKEA semula memungkinkan acara tersebut berlangsung.

Namun, setahun kemudian, IKEA terpaksa melarang acara tersebut, karena dirasa mulai tak terkendali.

"Keamanan pelanggan dan rekan kerja selalu menjadi prioritas utama kami," kata Rob Cooper, Manajer Toko Ikea Glasgow dalam keterangan.

Baca juga: Tips Jadikan Kamar Tidur Nyaman dan Rapi Ala IKEA

Cooper mengaku, mereka mengetahui rencana acara itu, lalu mulai memanggil polisi setempat.

"Meskipun kami menghargai bermain gim di salah satu toko mungkin menarik bagi beberapa orang, kami tidak mengizinkan kegiatan semacam ini terjadi."

"Ini demi memastikan lingkungan yang aman dan pengalaman berbelanja yang santai bagi pelanggan," tulis dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X