Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/10/2019, 14:54 WIB

KOMPAS.com - Film Joker yang menceritakan kisah kelam tokoh Arthur Fleck menuai banyak pujian, sekaligus kritik, sehingga menimbulkan kontroversi.

Film garapan sutradara Todd Phillips itu menceritakan sisi lain penjahat Joker yang merupakan musuh bebuyutan Batman.

Joker atau Arthur Fleck yang diperankan oleh Joaquin Phoenix ini digambarkan sebagai lelaki tertindas dan identik dengan tawanya yang meledak-ledak.

Tawa yang tak terkendali itu biasanya berhubungan dengan gejala cedera otak yang dalam kehidupan nyata disebut dengan pseudobulbar, meski dalam film tersebut sama sekali tidak disebutkan gangguan apa yang dialami oleh Joker.

Pengaruh Pseudobulbar (PBA) ditandai dengan tangis, tawa, atau penampilan emosional lain yang sering dan tidak disengaja, dilebih-lebihkan atau terputus dari keadaan emosi aktual individu tersebut.

Penyebab terseringnya adalah cedera otak atau gangguan neurologis yang berdampak pada bagaimana otak memproses emosi.

Baca juga: Joker dan Ungkapan Orang Jahat adalah Orang Baik yang Tersakiti dari Kacamata Psikolog

Menurut Mayo Clinic, orang yang menderita PBA akan merasakan dan mengalami emosi dengan cara yang sama seperti orang lain. Tapi, mereka cenderung mengekspresikannya dengan cara berlebihan atau tidak tepat dan hal ini dapat berlangsung selama beberapa menit.

Gejala umum BPA adalah tawa yang sering kali berubah menjadi air mata. Inilah yang membuat banyak orang sering kali menduga gejala BPA sebagai depresi, yang sebenarnya juga sangat umum terjadi pada penderita kondisi ini.

Poster film Joker.IMDb Poster film Joker.

Pujian mengalir

Akting Phoenix sebagai tokoh yang berjuang melawan penyakit mental, dan frustrasinya karena ditolak mendapat perawatan yang dibutuhkannya, menuai banyak pujian dari para kritikus.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.