Vans Rancang Sneaker "Khusus" bagi Para Penyandang Autisme

Kompas.com - 12/03/2020, 14:01 WIB
. VANS/REPRO BIDIK LAYAR VIA CNN.

KOMPAS.com - Inspirasi dan fungsi untuk koleksi sneaker memang bisa datang dari dan untuk banyak hal.

Demikian juga dengan Vans. Merek sneaker  skateboarding itu membuat koleksi terbaru khusus untuk penyandang gangguan spektrum autisme (ASD-Autism Spectrum Disorder).

ASD adalah gangguan perkembangan pada anak yang ditandai dengan hambatan dalam berinteraksi sosial, komunikasi, serta memiliki pola perilaku dan minat yang terbatas, serta berulang.

Baca juga: Autisme: Ciri-ciri, Penyebab, dan Cara Menangani

Hambatan perkembangan ini dapat terlihat sebelum anak berusia tiga tahun, sehingga diagnosis autisme sudah dapat ditentukan lebih awal.

Bahkan, dalam beberapa kasus autisme sudah dapat didiagnosis semenjak usia 18 bulan. Meskipun begitu, sindrom-sindrom yang muncul dapat ditemukan pada semua kelompok umur.

Nah, pada koleksi sneaker Vans ini, disematkan elemen sensorik inklusif, seperti palet warna yang menenangkan.

Baca juga: Jeli Menemukan dan Mengembangkan Bakat Anak Autisme

Lalu ada fitur yang dititikberatkan pada kebutuhan indera sentuhan, pengelihatan, dan suara.

"Sejak tahun 1966, Vans telah berdiri sebagai juara individualitas dan ekspresi diri. Dengan proyek ini, Vans merayakan aspek unik semua orang," demikian pernyataan resmi Vans.

Salah satu orangtua dari anak penyandang ASD, Connie LaBouff mengatakan kepada CNN, dia hampir menangis ketika melihat koleksi Vans terebut.

Putra LaBouff, Logan (8), didiagnosis menyandang ASD saat berusia tiga tahun.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNN
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Tanda Awal Kehamilan

10 Tanda Awal Kehamilan

Look Good
Peneliti Jerman Deteksi Covid-19 dalam ASI

Peneliti Jerman Deteksi Covid-19 dalam ASI

Feel Good
Pertengkaran Kakak dan Adik Tak Selalu Negatif

Pertengkaran Kakak dan Adik Tak Selalu Negatif

Feel Good
Respons Tepat Orangtua Hadapi Persaingan Kakak Adik

Respons Tepat Orangtua Hadapi Persaingan Kakak Adik

Feel Good
4 Penyebab Muntah pada Anak

4 Penyebab Muntah pada Anak

Feel Good
Yang Bisa Dilakukan untuk Tingkatkan Kualitas Pernikahan

Yang Bisa Dilakukan untuk Tingkatkan Kualitas Pernikahan

Feel Good
Cegah Jerawat akibat Pemakaian Masker Selama Pandemi

Cegah Jerawat akibat Pemakaian Masker Selama Pandemi

Look Good
Lady Gaga Pakai Berlian Tiffany Ratusan Miliar ke Taco Bell

Lady Gaga Pakai Berlian Tiffany Ratusan Miliar ke Taco Bell

Look Good
Lakukan 5 Perubahan Sederhana agar Rambut Lebih Kuat

Lakukan 5 Perubahan Sederhana agar Rambut Lebih Kuat

Look Good
Tetap Waspada karena Wabah Corona Belum Juga Reda

Tetap Waspada karena Wabah Corona Belum Juga Reda

BrandzView
Boneka Michael Jordan Dirilis dalam Seragam Dream Team

Boneka Michael Jordan Dirilis dalam Seragam Dream Team

Look Good
BAPE Rilis Sandal Karet Bertema Olimpiade, Mau?

BAPE Rilis Sandal Karet Bertema Olimpiade, Mau?

Look Good
5 Cara Membedakan Madu Asli dan Palsu

5 Cara Membedakan Madu Asli dan Palsu

Eat Good
Air Jordan 1 'Natural Grey' 1985, Mungkinkah Dirilis Ulang?

Air Jordan 1 "Natural Grey" 1985, Mungkinkah Dirilis Ulang?

Look Good
Pahami, Risiko Sakit Bokong karena Terlalu Lama Duduk

Pahami, Risiko Sakit Bokong karena Terlalu Lama Duduk

Feel Good
komentar di artikel lainnya
Close Ads X