Kesaksian Mereka yang Pulih dari Virus Corona, Apa yang Sempat Dirasa?

Kompas.com - 14/03/2020, 13:30 WIB
Ilustrasi pasien virus corona dalam masa penyembuhan ShutterstockIlustrasi pasien virus corona dalam masa penyembuhan

KOMPAS.com - Infeksi virus corona telah dialami oleh lebih dari 132.000 orang di seluruh dunia dan mengakibatkan lebih dari 5.000 orang meninggal.

Kekhawatiran atas pandemi ini terus meningkat, namun seberapa buruk sebenarnya virus corona ini?

Tingkat keparahan gejala bisa bervariasi secara dramatis, dari ringan hingga sangat berat seperti tercekik.

Namun, sebaiknya kita tidak melupakan bahwa ada pula banyak orang di luar sana yang berhasil sembuh dari infeksi virus corona.

Baca juga: Kisah Korban Virus Corona, Sembuh dengan Merawat Diri di Rumah

Beberapa di antaranya menceritakan bagaimana gejala yang mereka rasakan saat mengalami penyakit yang diwaspadai secara global itu:

1. Jaimuay Sae-ung (73)

Jaimuay Sae-ung adalah warga negara Thailand pertama yang terjangkit virus corona. Ia mengalami sakit pada Desember lalu.

Jaimuay mengalami demam dan batuk parah, kemudian menderita pneumonia saat berada di karantina. Ia baru tahu menderita virus corona setelah datang ke rumah sakit.

"(Saat tahu) saya sedikit terkejut, lelah, dan tidak bisa makan," ungkapnya.

Setelah 10 hari, kondisi Jaimuay telah membaik, dan perawatannya diberhentikan setelah dua hasil tes negatif.

2. Carl Goldman (67)

Carl Goldman dari Santa Clarita, California berada di kapal pesiar Diamond Princess dan kemudian dinyatakan positif memiliki virus corona.

Halaman:


Sumber Mirror
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X