Kenali 4 Jenis Pola Asuh dan Efeknya pada Anak

Kompas.com - 24/03/2020, 00:00 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKPHOTOS.COMIlustrasi


KOMPAS.com - Ada empat gaya pengasuhan berbeda yang biasa diterapkan para orangtua, yaitu pengasuhan permisif, otoritatif, otoriter, dan tidak terlibat.

Pola asuh otoritatif adalah pola asuh yang terbaik. Meski demikian, setiap gaya pengasuhan memiliki pro dan kontra sendiri.

Setiap gaya membawa karakteristik yang berbeda dan memiliki dampak berbeda pula pada anak-anak.

Gaya pengasuhan juga memengaruhi hubungan antara orangtua dan anak. Setiap gaya pengasuhan menggunakan pendekatan yang berbeda, demikian juga hasilnya akan bervariasi.

Mengasuh anak adalah pilihan pribadi dan itu tergantung pada pola pikir dan keinginan dua orang, yaitu ayah dan ibu.

Baca juga: Banyak Ibu Alami Galau Pola Asuh Anak karena Terpengaruh Medsos

Gaya pengasuhan memengaruhi perkembangan mental anak-anak. Ini juga dapat memengaruhi pertumbuhan emosi dan psikologis anak secara keseluruhan.

Keempat jenis gaya pengasuhan ini berbeda dalam cara disiplin, pengasuhan, kehangatan, metode komunikasi, kontrol, dan tingkat kedewasaan.

Dalam artikel ini, kami telah mencantumkan empat gaya pengasuhan yang berbeda, karakteristik mereka dan dampaknya pada anak-anak. 

1. Pola Asuh Permisif

Pola asuh permisif dapat disebut sebagai pola asuh yang toleran atau penuh kesabaran.

Ciri-ciri gaya pengasuhan ini adalah memiliki beberapa aturan atau standar perilaku, aturan bisa tidak konsisten, jangan berharap terlalu banyak dari anak, dan terus mengasuh dan mencintai anak-anak.

Efek dari gaya pengasuhan ini adalah bahwa anak-anak akan kekurangan disiplin diri, memiliki keterampilan sosial yang buruk, akan sangat menuntut dan merasa tidak aman.

2. Pola Asuh Otoritatif

Gaya pengasuhan ini dikenal juga dengan pola asuh demokratis, di mana orangtua dana nak selalu bicara bersama untuk mendapatkan sebuah solusi bagi kedua pihak.

Pola asuh seperti ini mendorong anak untuk berani berpendapat dan percaya diri. Anak merasa dihargai, karena orangtua terbuka mendengarkan pendapat anak. Ini juga yang kemudian merekatkan hubungan anak dan orangtua.

Orangtua juga bisa mendorong anak untuk disiplin dan mandiri, serta mendidik anak bagaimana membuat pilihan terbaik.

Banyak penelitian yang menyebutkan, bahwa tipe pengasuhan otoritatif adalah yang terbaik untuk diterapkan pada anak.

Baca juga: 6 Tips Pola Asuh Anak ala Victoria Beckham

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Boldsky
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X