BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Polytron

Jaga Daya Tahan Tubuh, Empon-empon Dipercaya Cegah Virus Corona

Kompas.com - 24/03/2020, 19:36 WIB
Ilustrasi kunyit. 14031857Ilustrasi kunyit.
Penulis Farhanah
|

KOMPAS.com – Jumlah korban terinfeksi virus Corona Covid-19 kian bertambah setiap hari di Indonesia. Bahkan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi juga tertular virus ini.

Awal mula wabah Covid-19 di Indonesia teridentifikasi dari dua warga Depok yang berinteraksi dengan warga negara Jepang. Kini penyebaran virus kian meluas, sehingga siapapun dengan daya tahan tubuh lemah bisa tertular.

Dilansir dari Kompas.com, Minggu (15/3/2020), juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengatakan, pemerintah Indonesia menyatakan penyebaran virus corona sebagai bencana nasional.

Oleh karena itu, pemerintah mengimbau masyarakat bekerja dan belajar dari rumah. Sudah itu, masyarakat juga dianjurkan menerapkan social distancing atau menjaga jarak sosial minimal satu meter saat di tempat umum.

Baca juga: Empat Empon-empon Populer

Situasi ini spontan membuat masyarakat cemas akan kesehatan mereka. Apalagi sebagian profesi masih harus bekerja di kantor dan bertemu banyak orang saat di perjalanan.

Dampaknya, suplemen banyak diburu, hand sanitizer menjadi barang langka, dan masker kesehatan habis di pasaran.

Hal yang lebih mencemaskan, vaksin dan obat penawar Covid-19 belum ditemukan. Namun, beredar informasi terkait empon-empon yang mampu menangkal virus ini.

Dilansir dari Kompas.com, Minggu (4/3/2020), kabar soal empon-empon tersebut membuat omzet pedagang minuman herbal naik hingga 200 persen dalam dua hari sejak wabah virus ini diumumkan pemerintah.

Baca juga: Cara Membuat dan Menyimpan Minuman Empon-empon

Sebenarnya apa sih empon-empon hingga diburu masyarakat?

Menurut KBBI empon-empon adalah rimpang yang digunakan sebagai ramuan tradisional, di antaranya jahe, kunyit, temulawak, lengkuas, kencur, cabe jawa, lempuyang, dan sebagainya.

Rempah-rempah itu umum digunakan sebagai bumbu masakan nusantara, jamu, dan minuman hangat, khususnya bagi masyarakat Jawa.

Masih dilansir dari Kompas.com, Jumat (6/3/2020), empon-empon berfungsi mengobati penyakit dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Khasiat itu dipercaya masyarakat sejak berabad-abad lampau yang digambarkan pada relief Candi Borobudur, ada orang sedang membuat jamu dan meminumkan pada orang sakit.

Baca juga: Berapa Lama Minuman Empon-empon Bisa Disimpan di Kulkas?

Oleh karena itu, masyarakat meyakini secara turun-temurun pada besarnya khasiat empon-empon untuk kesehatan, sehingga minuman rempah ini populer saat epidemi virus Covid-19.

Jadi, sebenarnya belum ada bukti spesifik menyatakan empon-empon mampu tangkal dan obati virus corona.

Namun, Anda tak perlu khawatir mengonsumsi empon-empon karena sudah dinyatakan aman untuk kesehatan dalam Keputusan Menteri Kesehatan (Menkes) RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017 tentang formularium ramuan obat tradisional.

Meracik empon-empon sendiri

Daripada selalu antre beli minuman empon-empon, sebenarnya Anda bisa menanamnya atau beli bahan mentahnya saja. Kemudian Anda bisa meraciknya berulang kali di rumah.

Baca juga: Stok Pangan Nasional Aman Jelang Puasa, Termasuk Empon-empon ?

Selain higienitasnya terjamin, Anda juga bisa menjaga social distancing di tengah wabah virus corona.

Cara buatnya cukup mudah kok! Siapkan bahan empon-empon seperti jahe, kunyit, dan temulawak.

Selanjutnya tumbuk bahan, seduh dengan air panas, saring, lalu sajikan selagi hangat. Anda juga bisa menambahkan gula sesuai selera.

Jika tak memiliki banyak waktu merebus air, Anda juga bisa menggunakan air panas dari dispenser lho.

Baca juga: Empon-empon Bantu Tingkatkan Sistem Imunitas, Bukan Sembuhkan Covid-19

Namun, sebaiknya dispenser memiliki teknologi fast heating yang dapat memanaskan air dalam waktu singkat, sehingga seduhan empon-empon bisa cepat Anda nikmati.

Tak perlu cemas dengan tagihan listrik bulanan! Kini banyak produsen dispenser yang menyematkan teknologi watt rendah atau low watt pada produk mereka.

Hal terpenting, kualitas air minum harus sehat agar seduhan empon-empon efektif jaga kebugaran tubuh Anda. Tentu akan sia-sia khasiat minuman ini bila menggunakan air tidak steril dari dispenser berkarat.

Nah, itu sebabnya Polytron Hydra Dispenser PWC 778 dilengkapi fitur Hybrid Heating mode selections dengan opsi Fast Heating yang cepat memanaskan air dan low watt.

Baca juga: Kinerja Merosot, Employee Gathering Dongkrak Etos Kerja Karyawan

Selain itu, dispenser tersebut juga memiliki stainless steel pipe atau pipa stainless steel yang antikarat kuat, sehingga minuman herbal buatan Anda lebih sehat daripada beli di luar.

Ilustrasi Polytron Hydra Dispenser PWC 778.Polytron Ilustrasi Polytron Hydra Dispenser PWC 778.

 

Sayangnya, terhindar dari virus penyakit saja belum cukup. Potensi cedera juga rentan terjadi saat Anda mengangkat galon ke dispenser. Beratnya galon juga bisa sebabkan Anda merasakan pegal linu.

Dilansir dari Kompas.com, Senin (2/3/2020), ramuan empon-empon cabe puyang yang terdiri dari cabe jawa dan lempuyang bisa bantu atasi pegal linu lho. Namun, alangkah baiknya dicegah sebelum terjadi.

Oleh sebab itu, ragam jenis dispenser sekarang telah menempatkan posisi galon di bawah seperti Polytron Hydra Dispenser PWC 778.

Baca juga: Polytron Gratiskan Biaya Jasa Perbaikan Elektronik Korban Banjir

Umumnya tipe itu disebut dispenser galon bawah dengan tiga langkah mudah atau 3 Easy Steps, yaitu pull (tarik), put (taruh), dan push (dorong).

Ya, kini bukan saatnya lagi Anda panik dan cemas dengan wabah virus Covid-19. Ramuan empon-empon bisa jadi alternatif sederhana untuk bantu jaga daya tahan tubuh Anda.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya