Kompas.com - 03/04/2020, 20:16 WIB
Ilustrasi anak bermain dengan orangtua SHUTTERSTOCKIlustrasi anak bermain dengan orangtua

KOMPAS.com - Mendidik anak tidaklah mudah. Terlebih bagi orangtua baru yang anak-anaknya sudah mulai menginjak usia balita.

Kegagalan yang dihadapi anak, seringkali membuat mereka tak ingin menyelesaikan masalahnya dan mencoba hal baru dikemudian hari.

Namun studi mengatakan, bahwa memberikan pernyataan-pernyataan positif pada diri sendiri atau afirmasi positif pada anak, disebut mampu membuat anak juga berpikir positif.

Baca juga: Orangtua Perlu Membiarkan Anak Merasakan Kegagalan, Mengapa?

Apa itu afirmasi positif?

Afirmasi positif adalah bentuk self-talk positif. Ketika cukup sering diulang, kepositifan ini dapat berkontribusi pada peningkatan harga diri dan pemikiran positif secara keseluruhan.

Ketika putramu mengatakan pada dirinya sendiri bahwa ia dapat bekerja keras dan mengatasi tantangan, ia mengganti pikiran negatifnya dengan pikiran positif dan bahagia yang membangun kepercayaan diri.

Jika dia cukup sering mengatakannya, dia menginternalisasi hal-hal positif tentang dirinya, belajar bahwa dia memiliki keterampilan dan pengetahuan untuk mampu, percaya diri, dan ramah, bahkan dalam menghadapi hambatan.

Bukan hanya anak-anak yang dapat memperoleh manfaat dari afirmasi positif. Mempraktikkan afirmasi setiap hari, membantu kita semua untuk mengganti suara yang mengganggu di dalam diri yang mungkin memberi tahu kita "Aku tidak bisa".

Dengan pola pikir positif, afirmasi memberi tahu kita bahwa kesalahan itu hal yang wajar dan kita belajar darinya untuk mengatasi tantangan.

Baca juga: 4 Cara Menumbuhkan Rasa Empati pada Anak

Cara mengaplikasikan afirmasi positif pada anak

Kita dapat menggunakan afirmasi pada anak untuk mendorong pola berpikir positif dan rasa percaya dirinya

Jika si kecil menemukan penegasan, bahwa ia benar-benar tidak percaya bahwa dirinya benar, ini adalah peluang besar untuk melakukan percakapan sebagai keluarga tentang apa arti penegasan itu dan apakah itu bisa menjadi sesuatu yang benar seiring waktu?

Afirmasi bekerja ketika dipraktikkan secara konsisten. Jadi lakukan secara rutin afirmasi positif di rumahmu dan ajari anak untuk mempraktikkannya beberapa kali sehari.


1. Untuk memulai, identifikasi segala pembicaraan  negatif yang ingin diubah.

2. Selanjutnya, pikirkan cara positif untuk mengubah proses pemikiran ini.

3. Kemudian, gunakan pikiran positif yang baru untuk menciptakan afirmasi positif yang sederhana yang dapat diulang anak.

Baca juga: Anak Suka Berbohong? 5 Hal Ini Bisa Jadi Alasannya

Halaman:


Sumber Motherly
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X