Kompas.com - 05/04/2020, 10:22 WIB
Staf medis dengan pakaian lengkap berjalan di pos pemeriksaan zona eksklusi Jembatan Sungai Yangtze di Jiujiang, Provinsi Hubei, pada 1 Februari 2020 di tengah merebaknya virus corona. REUTERS/THOMAS PETERStaf medis dengan pakaian lengkap berjalan di pos pemeriksaan zona eksklusi Jembatan Sungai Yangtze di Jiujiang, Provinsi Hubei, pada 1 Februari 2020 di tengah merebaknya virus corona.

Melangkah keluar, melihat kota kembali normal, mendengar suara bising lagi, terasa aneh. Sebagian teman juga merasakan hal yang sama.

Di satu sisi mereka ingin kembali ke kehidupan normal. Di lain pihak, sangat sulit untuk kembali secara mendadak setelah kami bisa beradaptasi dengan kehidupan karantina.

Selama wabah, kami diijinkan keluar untuk ke rumah sakit setiap 10 hari sekali untuk membawakan makanan bagi nenek yang dirawat karena stroke. Ketika puncak epidemi, kami selalu melihat ambulans masuk ke IGD, petugas medis dalam pakaian hazmat yang siaga. Kami juga sering melihat anggota keluarga sedang menangis.

Baca juga: Atasi Ancaman Gelombang Kedua Virus Corona, Otoritas Wilayah Jia di China Terapkan Lockdown Total

Pada tanggal 29 Maret, rumah sakit seolah sepi. Hanya ada satu ambulans yang terparkir di luar. Tidak ada lagi anggota keluarga yang gelisah menunggu di luar. Di luar kamar perawatan nenekku, dua atau tiga tenaga medis berjalan dengan santai, tak ada ketergesaan.

Dalam perjalanan pulang, aku tidak melihat banyak orang di luar, tapi jalanan padat oleh mobil. Taman-taman kota masih terbengkalai, rumput dibiarkan tumbuh tinggi. Tetapi, beberapa orang tetap duduk di sana, tak peduli dengan udara dingin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.