Makanan Penyebab Asam Lambung yang Harus Dihindari

Kompas.com - 30/04/2020, 03:03 WIB
Ilustrasi makanan shutterstockIlustrasi makanan
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Penyakit asam lambung ternyata terkait erat dengan makanan yang kita makan. Karenanya, mengetahui berbagai makanan penyebab asam lambung bisa mencegah naiknya asam lambung secara tiba-tiba.

Meski para dokter masih berdebat mengenai makanan penyebab asam lambung, tapi beberapa penelitian telah membuktikan bahwa memang ada beberapa jenis makanan yang bisa “memancing” asam lambung naik. Apa saja, ya?

1. Makanan berlemak tinggi

Makanan yang digoreng dan berlemak tinggi bisa menyebabkan lower esophageal sphincter (LES) atau otot bagian bawah kerongkongan melemah, sehingga asam lambung bisa naik ke kerongkongan.

Makanan yang digoreng dan berlemak tinggi juga membuat proses pengosongan lambung lebih lama.

Mengonsumsi makanan berlemak tinggi hanya akan menambah risiko munculnya gejala asam lambung. Oleh karena, mengurangi makanan yang berlemak bisa membantu kita menghindarinya.

Berikut ini adalah beberapa makanan berlemak tinggi yang perlu kita hindari atau kurangi, demi mencegah asam lambung naik:

  • Kentang goreng dan onion rings 
  • Produk susu berlemak tinggi, seperti mentega, susu murni, hingga keju
  • Potongan daging sapi, babi, atau domba yang berlemak
  • Makanan penutup seperti es krim atau keripik kentang
  • Makanan berminyak

Mari sayangi tubuh dengan menghindari atau mengurangi makanan berlemak tinggi. Selain bisa mencegah asam lambung naik, mengurangi makanan berlemak tinggi juga bisa mencegah datangnya penyakit jantung.

Baca juga: Cegah Gerd dengan Makanan untuk Penderita Asam Lambung

2. Tomat

Walaupun mengandung banyak nutrisi baik seperti likopen, tomat pun ternyata menjadi makanan penyebab asam lambung.

Buah berwarna merah ini mengandung asam yang tinggi, sehingga bisa menyebabkan nyeri ulu hati pada penderita asam lambung.

3. Buah sitrus

Buah sitrus mengandung asam yang tinggi. Walaupun menyehatkan, tapi para penderita asam lambung tidak bisa mengonsumsinya sesuka hati.

Malahan, penderita asam lambung disarankan untuk menghindari atau mengurangi buah-buahan sitrus, seperti:

  • Jeruk
  • Jeruk bali
  • Lemon
  • Jeruk nipis
  • Nanas

Walaupun buah-buahan sitrus termasuk makanan sehat yang wajib ada di menu diet, para penderita asam lambung disarankan untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan, karena bisa memperparah gejala asam lambungnya.

4. Makanan berkolesterol tinggi

Sebuah studi yang dirilis Alimentary Pharmacology and Therapeutics mencoba menjelaskan hubungan antara makanan berkolesterol tinggi dan asam lambung.

Para peneliti menemukan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak kolesterol dan asam lemak jenuh, lebih rentan terhadap gejala asam lambung.

5. Cokelat

Makanan ringan yang disukai anak-anak ini ternyata menjadi makanan penyebab asam lambung yang juga harus dihindari.

Alasannya, cokelat mengandung methylxanthine yang bisa melemahkan otot bagian bawah kerongkongan, sehingga asam lambung naik.

Baca juga: Bagi Penderita GERD Waspadai 6 Ciri Asam Lambung Naik

6. Bawang putih

Bawang putih seringkali dianggap bisa memicu nyeri ulu hati pada penderita asam lambung. Terutama jika dikonsumsi mentah-mentah.

Begitu pula dengan suplemen bawang putih, yang jika dikonsumsi penderita asam lambung, bisa memunculkan mual, pusing, dan muka memerah.

Perlu diingat, tidak semua penderita asam lambung bisa merasakan nyeri ulu hati jika mengonsumsi bawang putih. Sebab, setiap orang memiliki makanan pemicu asam lambung yang berbeda-beda.

7. Kafein

Kopi yang kita minum di pagi hari untuk menghilangkan rasa kantuk, ternyata bisa memunculkan gejala asam lambung. Sebab, kafein pada kopi bisa memicu asam lambung.

Lagi-lagi, studi membuktikan bahwa tidak semua penderita asam lambung merasakan munculnya gejala setelah meminum kopi.

Beberapa dari mereka sama sekali tidak merasakan kemunculan gejala asam lambung setelah minum kopi.

Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk membuktikan hubungan antara kafein dan asam lambung.

8. Daun mint

Daun mint memang memberikan sensasi menyegarkan, terutama untuk mulut. Namun, segala makanan yang mengandung mint maupun perisa mint, sebaiknya dihindari oleh penderita asam lambung. Sebab, daun atau perasa mint bisa mengundang gejala asam lambung.

Baca juga: Mengenal Food Intolerance, Salah Satu Pemicu GERD dan Leaky Gut

9. Soda

Soda dan minuman berkarbonasi lainnya menjadi salah satu penyebab utama naiknya asam lambung.

Gelembung karbonasi yang ada di dalam soda, bisa menyebabkannya naiknya asam lambung. Belum lagi minuman bersoda yang dilengkapi pemanis buatan.

10. Alkohol

Konsumsi alkohol bisa memicu datangnya gejala asam lambung dan menyebabkan rusaknya mukosa esofagus.

Dalam banyak kasus, gejala asam lambung ternyata bisa diatasi dengan mengurangi konsumsi alkohol. Itulah sebabnya pasien asam lambung disarankan untuk menghindari alkohol.

11. Makanan pedas

Makanan pedas dapat memicu naiknya asam lambung. Selain itu, makanan pedas juga bisa melukai esofagus alias kerongkongan. Terlebih lagi, makanan pedas dapat menyebabkan munculnya gejala nyeri ulu hati.

Sebab, makanan pedas seperti cabai, mengandung capsaicin, senyawa yang bisa memperlambat sistem pencernaan.

Otomatis, makanan akan lebih lama bertahan di dalam lambung, sehingga nyeri ulu hati berisiko muncul.

Baca juga: Berbagai Minuman yang Bisa Mengurangi Gejala Asam Lambung

Bagaimanapun juga, makanan penyebab asam lambung bagi setiap orang, berbeda-beda. Misalnya, jika bawang putih bisa menyebabkan gejala nyeri ulu hati seseorang, belum tentu mengakibatkan efek serupa pada orang lain yang juga menderita asam lambung.

Itulah pentingnya menuliskan makanan-makanan penyebab asam lambung, supaya ada “pengingat” agar kita tidak mengonsumsinya.

Perubahan gaya hidup untuk redakan asam lambung

Selain beberapa makanan penyebab asam lambung di atas, mari lakukan perubahan gaya hidup untuk meredakan asam lambung dengan:

  • Menjaga berat badan yang ideal
  • Menghindari alkohol
  • Menghentikan kebiasaan merokok
  • Tidak makan berlebihan
  • Makan secara perlahan
  • Menghindari penggunaan pakaian ketat
  • Tidak makan 3-4 jam sebelum tidur

Jangan khawatir, penderita asam lambung bisa mengontrol dan meredakan gejala-gejalanya dengan perubahan gaya hidup, pola makan yang sehat, dan obat-obatan seperti antasida untuk menetralkan asam lambung.

Selain itu, kenali juga makanan yang direkomendasikan untuk penderita asam lambung, supaya gejalanya tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

Jika perlu, kunjungi dokter untuk berkonsultasi mengenai pengobatan terbaik yang bisa Anda lakukan, untuk meredakan gejala asam lambung.

Baca juga: 5 Cara Menurunkan Asam Lambung: Tanpa Obat, Hanya Perlu Niat!

 



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X