Jangan Simpan Hand Sanitizer di Dalam Mobil, Ini 4 Alasannya

Kompas.com - 28/05/2020, 18:42 WIB
Ilustrasi hand sanitizer di mobil shutterstockIlustrasi hand sanitizer di mobil
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Demi mencegah penularan Covid-19, kita terus diingatkan untuk menjaga kebersihan. Seperti rajin mencuci tangan dengan sabun, dan menggunakan hand sanitizer jika sulit mengjangkau air bersih.

Kondisi ini membuat banyak orang membawa hand sanitizer berbasis alkohol ke mana pun ketika bepergian.

Namun, di mana kamu menyimpan hand sanitizer ketika bepergian?

Beberapa orang menyimpannya di dalam mobil agar selalu tersedia ketika dibutuhkan. Kebiasaan baru ini ternyata tidak dianjurkan oleh para pakar, setidaknya untuk jangka waktu panjang.

Apa sebabnya?

1. Kehilangan efektivitas

Associate Professor Florida Gold Coast University, Dr Greg Boyce memperingatkan bahwa meninggalkan hand sanitizer di dalam mobil untuk waktu yang lama pada suhu tinggi bisa mengurangi efektivitasnya karena bahan aktif dapat menguap.

Karena alkohol adalah bahan aktif yang membunuh bakteri dan virus, alkohol harus berada pada konsentrasi tertentu untuk tingkat efektivitas paling maksimal.

"Kita harus menjaga konsentrasinya di atas 60 persen, jadi jika Anda meninggalkannya terlalu lama, produk itu menjadi tidak efektif lagi," kata Greg.

Menurut Healthline, meskipun botol hand sanitizer tidak terpapar ke udara saat disimpan, penguapan masih mungkin terjadi karena wadah mungkin tidak kedap udara.

Halaman:


Sumber asiaone
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X