Cerita Baju Putri Diana dan Ide Jahil Kue "Payudara" untuk William

Kompas.com - 02/06/2020, 14:09 WIB
Putri Diana dengan anting safir yang kini telah menjadi milik menantunya, Kate Middleton. REPRO BIDIK LAYAR VIA HARPERS BAZAAR Putri Diana dengan anting safir yang kini telah menjadi milik menantunya, Kate Middleton.

KOMPAS.com - Sulit untuk dipungkiri, salah satu hal khusus yang membuat Putri Diana menjadi amat terkenal adalah karena cara dia berpakaian dan menjadi ikon mode di jamannya.

Namun, ternyata ada satu merek yang tak bisa dia pakai setelah setelah skandal sang suami Pangeran Charles dengan kekasih lamanya, Camilla Parker Bowles.

Sebelum berakhir dalam putusan cerai, hubungan Pangeran Charles dan Diana memang sempat dilanda kekacauan yang berkepanjangan.

Baca juga: Cerita Putri Diana yang Sembunyi Sebelum Pernikahannya

Akhirnya, Pangeran Charles pun memilih untuk mengejar hubungan lamanya dengan Camilla.

Namun, -ternyata, hubungannya dengan Pangeran Charles bukan satu-satunya hal yang berubah dalam porsi besar di kehidupan Putri Diana.

Isi lemari pakaian Putri Diana juga mengalami perubahan besar.

Ada barang-barang tertentu yang menurut Diana tidak bisa lagi dipakai, dan itu termasuk beberapa barang dari brand masyur, Chanel.

Pada tahun 2018, desainer Australia Jayson Brunsdon memberikan sedikit penjelasan tentang mengapa Diana tidak lagi menggunakan kreasi rumah mode Chanel dalam koleksi pakaiannya.

Baca juga: Sulitnya Camilla Masuk Kerajaan Inggris karena Sosok Putri Diana

Jayson Brunsdon mengatakan kepada Harper's Bazaar UK, pada tahun 1996, dia menyarankan Putri Diana untuk melengkapi penampilannya dengan sepasang sepatu Chanel klasik.

Namun, sang desainer menerima respons yang mengejutkan dari Diana.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X