Cara Kembali Akur Setelah Bertengkar dengan Mertua

Kompas.com - 15/06/2020, 13:17 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi

KOMPAS.com - Selisih pendapat antara mertua dan menantu sangat sering terjadi, seringkali terjadi pada mertua perempuan dan menantu perempuan. Salah satu contohnya adalah ketika mertua tidak setuju dengan caramu membesarkan anak.

Adu argumen antara mertua dan menantu juga kerap berakhir dengan pertengkaran dan saling tidak bicara selama beberapa waktu.

Namun, tentunya hubungan yang dingin dengan mertua tidak bisa berjalan selamanya. Ada satu waktu di mana dirimu, sebagai menantu, mungkin berpikir perlu mengambil langkah duluan untuk akur kembali dengan mertua demi kebahagiaan anak dan keluarga.

Baca juga: Cara Sandra Dewi Hindari Konflik dengan Mertua

Jika kamu masih bingung untuk memulai, sejumlah langkah berikut bisa kamu coba untuk menghangatkan kembali hubungan bersama mertua, seperti dilansir youngparents.com.sg.

1. Bicara empat mata

Carilah momentum yang tepat untukmu berbicara empat mata bersama mertua. Kamu juga bisa mengatur waktu janjian dengannya.

Dengan tenang, cobalah kamu jelaskan apa yang membuatmu kesal dan membuat kalian beradu pendapat.

Tambahkan ungkapan bahwa kamu ingin hubunganmu dengannya tetap lebih baik dan memastikan keluarga tetap harmonis.

Mertuamu cenderung tidak akan menolak permintaan yang beralasan. Jika ketegangan sudah melunak, kamu bisa mulai menjelaskan bahwa dirimu sangat menghormati mereka dan memahami bahwa mereka punya pengalaman yang lebih banyak untuk dibagikan.

Dengarkan apa responsnya dengan baik dan dengan hormat mintalah orangtua agar tidak mengungkapkan kritik tentang pola asuh di depan anak atau orang lain.

Kamu juga bisa bertanya pada mertuamu hal apa yang bisa membuat hubungan kalian menjadi lebih harmonis satu sama lain. Cara-cara ini membuatmu dan mertua sama-sama mencari solusi daripada terus bertahan pada masalah di masa lalu.

Baca juga: 10 Rahasia Taklukkan Hati Calon Mertua

2. Berkompromi

Tatap muka dengan mertua setelah terjadi adu mulut atau pertengkaran bukanlah hal mudah, namun lebih baik daripada terus-menerus berada dalam ketegangan satu sama lain dalam waktu yang panjang.

Ingatkan dirimu sendiri bahwa memperbaiki hubungan bukan berarti kamu harus setuju dengan argumennya atau apa yang terjadi, kamu hanya perlu menyusun perencanaan demi masa depan yang lebih baik.

Ketika kamu dan mertua sudah menemukan titik kompromi untuk maju, maka saatnya mulai berperilaku baik satu sama lain.

Hari-hari ke depan seharusnya lebih baik, jika kamu dan mertua sama-sama berusaha keras untuk kembali akur dan harmonis satu sama lain setelah diskusi itu berlangsung,

Jika suatu hari mertuamu mulai kembali membuatmu kesal, dengan bijaksana cobalah untuk mengingatkannya kembali tentang kesepakatan yang pernah kalian buat bersama.

Baca juga: 10 Tips Kurangi Rasa Gugup Berkenalan dengan Calon Mertua



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X