[VIDEO] Tanya Dokter: Mengapa Banyak Kasus Pesepeda Meninggal Mendadak?

Kompas.com - 26/06/2020, 07:00 WIB
Warga berolahraga saat hari bebas berkendara atau car free day (CFD) di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6/2020). Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memisahkan jalur untuk pesepeda, olahraga lari, dan jalan kaki saat CFD pertama pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAWarga berolahraga saat hari bebas berkendara atau car free day (CFD) di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6/2020). Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memisahkan jalur untuk pesepeda, olahraga lari, dan jalan kaki saat CFD pertama pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

KOMPAS.com - Belakangan ini kasus kematian mendadak para pesepeda tengah menjadi sorotan. Hingga 23 Juni 2020, setidaknya ada lima kasus pesepeda meninggal secara tiba-tiba yang menjadi sorotan.

Lantas, di tengah naiknya popularitas bersepeda di Tanah Air, apa yang menyebabkan banyaknya kasus pesepeda yang meninggal mendadak?

Beberapa saat lalu, Kompas.com berkesempatan mewawancarai dr. Michael Triangto, Sp.KO, seorang dokter spesialis kedokteran olahraga.

Michael menjelaskan berbagai kemungkinan yang dapat menyebabkan fenomena kematian mendadak para pesepeda.

Ia juga membagi tips olahraga yang baik dan aman untuk dilakukan masyarakat dengan berbagai kalangan usia, jenis olahraga, dan rutinitas, serta agar dapat menyesuaikan diri di tengah pandemi virus corona.

Simak selengkapnya dalam video berikut.

 

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X