Kecepatan Penanganan Stroke Tentukan Tingkat Kesembuhan

Kompas.com - 08/07/2020, 13:12 WIB
Ilustrasi. gpointstudioIlustrasi.

KOMPAS.com – Stroke menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Penyakit ini juga bisa menimbulkan kecacatan. Kecepatan penanganan sejak pasien merasakan gejalanya sangat memengaruhi tingkat kesembuhan.

Konsep utama dalam penanganan stroke adalah memberikan pengobatan yang spesifik dalam waktu sesegera mungkin sejak serangan terjadi.

Masalah yang muncul adalah banyak orang tidak mengetahui gejala awal serangan stroke.
Kementrian Kesehatan RI memberikan alat penilaian sederhana untuk stroke,
“SEGERA KE RS”, yaitu

Senyum tidak simetris ,
Gerak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba,
BicaRa pelo atau tiba-tiba tidak dapat bicara atau tidak mengerti kata-kata/bicara,
Kebas atau baal,
Rabun,
Sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba dan gangguan fungsi keseimbangan.

Baca juga: Stroke Juga Bisa Terjadi di Usia Muda, Bagaimana Mencegahnya?

Jangan menganggap remeh bila merasakan gejala atau tanda tanda terserang stroke seperti diatas, jangan tunggu sampai menjadi parah segera berobat ke Rumah Sakit.

Para ahli menyebutkan periode emas (golden period) penananganan stroke adalah beberapa jam pertama ketika seseorang mengalami gejala stroke.

Penanganan segera

Jika pasien segera mendapat penanangan yang tepat di rumah sakit, maka kerusakan permanen akibat penyumbatan pembuluh darah di otak yang memicu stroke bisa diminimalisir atau dicegah.

“Dalam penanganan stroke kita berkejaran dengan waktu, semakin lama penanganan stroke sejak terjadinya serangan maka dapat berakibat semakin fatal apalagi jika telah melewati masa golden period yatu 4,5 jam setelah terjadinya serangan,” kata dr. Sukono Djojoatmodjo, spesialis saraf dari RS Premier Jatinegara Jakarta.

Baca juga: Ubah Gaya Hidup untuk Kurangi Risiko Stroke

Penanganan stroke di RS Premier Jatinegara mengutamakan kecepatan dan ketepatan. Rumah sakit ini juga untuk kedua kalinya mendapat penghargaan WSO Angel Award dari World Stroke Organisation yang berkantor pusat di Jenewa, Swiss.

WSO Angel Awards yang merupakan penghargaan bagi fasilitas kesehatan yang diberikan setiap tahunnya kepada rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang memiliki komitmen dalam penanganan stroke

“Dengan kecepatan dan ketepatan, hasil yang didapat pasien pasca dilakukan terapi pengobatanpun dapat diperoleh secara maksimal sehingga dapat meningkatkan harapan dan kualitas hidup pasien pasca serangan stroke,” kata Sukono.

Ia menambahkan, tim stroke unit di RS Premier Jatinegara memiliki standar 30 menit door to needle dalam penanganan stroke yaitu dalam 30 menit semenjak pasien tiba di rumah sakit premier Jatinegara pasien harus segera mendapatkan terapi atau pun tindakan.

Baca juga: Mengupas Hubungan Hipertensi, Penyakit Jantung, dan Stroke

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X