Airtouch, Teknik Terkini Pewarnaan Rambut untuk Hasil Natural

Kompas.com - 22/07/2020, 15:54 WIB
Hasil pewarnaan rambut dnegan teknik airtouch di HVAR Salon. Dok HVAR SalonHasil pewarnaan rambut dnegan teknik airtouch di HVAR Salon.

 

KOMPAS.com – Dunia tata rambut selalu mencari inovasi dan sesuatu yang baru untuk mendapatkan penampilan sempurna. Teknik pewarnaan rambut pun terus berkembang agar hasilnya tampak natural dan tidak merusak rambut. Yang terbaru adalah airtouch.

Setelah teknik highlight, babylight, balayage, dan ombre, teknik yang terkini adalah airtouch yang dipopulerkan oleh hairstylist Moskow, Rusia, Vladimir Sarbashev.

Madame Cindy (berdiri) bersama model yang melakukan pewarnaan rambut dengan teknik airtouch.Dok HVAR Salon Madame Cindy (berdiri) bersama model yang melakukan pewarnaan rambut dengan teknik airtouch.
Hairstylist dan pendiri salon H’VAR, Madame Cindy mengatakan yang membedakan airtouch dan balayage atau teknik pewarnaan lainnya adalah pengerjaannya sehingga hasil warnanya terlihat lebih natural.

"Airtouch gradasi warnanya terlihat lebih natural bila dibandingkan dengan balayage. Kalau balayage lebih ngeblok lebih terlihat highlight, kalau ini lebih babylight, lebih natural. Jadi lebih kelihatan tidak dicoloring tapi ternyata coloring," ujar Cindy yang mengikuti training langsung dengan Sarbashev.

Baca juga: Ciptakan Gradasi Warna Rambut dengan Teknik Balayage

Proses pengerjaan airtouch memakan waktu hingga 6 jam karena melewati beberapa bagian yang membuat hasil airtouch tidak diragukan lagi.

Karena prosesnya yang sulit airtouch di H'VAR dibandrol dengan harga dari Rp 3,5 juta - Rp 6 juta, tergantung dari panjang dan pendeknya rambut.

Harga yang relative mahal tersebut, lanjut Cindy akan sebanding dengan hasilnya.

“Airtouch ini pengerjaannya sulit, hanya profesional yang bisa mengerjakannya," katanya.

Di Indonesia, Cindy merupakan hairstylist yang sudah mendapatkan sertifikat pengerjaan airtouch.

“Tak sedikit salon-salon yang mengklaim airtouch tetapi tidak memiliki sertifikat pendidikan dari Serbashev,” katanya.

Baca juga: Kerugian Mewarnai Rambut Sendiri di Rumah



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X