Hobi Makan Sayur Kunci Panjang Umur?

Kompas.com - 27/07/2020, 09:00 WIB
Ilustrasi sayuran PexelsIlustrasi sayuran

KOMPAS.com – Konsumsi sayuran memang identik dengan kesehatan, termasuk jika Anda ingin terus awet muda. Menurut studi terbaru, mengonsumsi lebih banyak sayuran merupakan kunci untuk hidup lebih lama.

Pola makan tinggi protein nabati, seperti kacang-kacangan atau polong-polongan, serta serelia utuh, terkait erat dengan penurunan risiko diabetes, penyakit jantung, dan stroke.

Sebaliknya, terlalu sering mengonsumsi protein hewani bisa mendatangkan berbagai masalah kesehatan.

Kendati demikian, sejumlah ilmuwan menyebut ada temuan yang hasilnya berlawanan antara tipe protein yang dikonsumsi dengan risiko kematian.

Untuk itulah peneliti melakukan analisis 32 penelitian yang menguji risiko kematian dari penyakit jantung, kanker, dan penyakit lain, pada orang berusia di atas 19 tahun. Lebih dari 715.000 responden terlibat dalam studi tersebut.

Hasilnya menunjukkan, konsumsi protein nabati terkait dengan penurunan risiko kematian 8 persen lebih rendah dari berbagai penyebab, dan 12 persen lebih rendah dari penyakit jantung.

Walau begitu, jangan takut mengonsumsi protein hewani, karena hasil studi juga menyebut konsumsi daging, telur, atau susu, tidak secara signifikan terkait dengan risiko kematian karena kanker atau penyakit jantung.

Manfaat dari konsumsi protein nabati antara lain menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan juga kadar gula darah. Hal ini tentu membuat kita lebih sehat dan panjang umur.

Baca juga: Cara Menyimpan Sayur Agar Tetap Segar Berbulan-bulan



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X