Kompas.com - 27/07/2020, 22:38 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.

KOMPAS.com - Sejak pandemi dimulai di awal tahun 2020, orang-orang mulai meninggalkan cara lama saat berkencan.

Namun, studi terbaru dari aplikasi kencan online, Tinder telah mengungkap, pandemi tidak mengurangi niat orang berkencan.

Berada di rumah dan rasa bosan memainkan peran penting. Di Inggris, setelah tiga minggu memasuki lockdown nasional, Tinder mencatat peningkatan 63 persen dalam pesan yang dikirim, dibandingkan bulan sebelumnya.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Membuat Para Pengguna Tinder Tak Melulu Bicara Seks

Orang berusia lebih muda bahkan menjadi lebih aktif. Pada pertengahan April 2020, pengguna berusia antara 18-25 tahun mengirimkan 73 persen pesan lebih banyak dibandingkan mereka yang berusia di atas 26 tahun.

Pengguna demografis tertinggi juga berasal dari orang-orang di Spanyol, di mana mereka mengirimkan hampir dua kali lipat isi pesan seperti yang mereka lakukan di awal lockdown.

Sekali lagi, kebosanan karena harus mengisolasi diri di rumah menjadi faktor penting. Spanyol memiliki salah satu periode lockdown relatif panjang dan ketat di Eropa pada tahap awal pandemi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kendati isi pesan meningkat, tingkat percakapan yang terjadi tidak terlalu signifikan.

Temuan Tinder juga mengungkap percakapan selama pandemi berfokus pada topik seputar masker wajah, seperti "garis cokelat karena memakai masker" dan "jika kamu memakai masker saat joging, kita tidak akan serasi."

Baca juga: Aplikasi Tinder, Jalan Lain Mencari Info Virus Corona di Wuhan

Banyak cara hangout atau berkumpul yang lebih kreatif di saat makan malam atau minum di luar rumah, tak lagi bisa dilakukan dengan aman.

Tak heran jika game Nintendo, Animal Crossing menjadi pilihan yang populer, meningkat lima kali lipat selama masa lockdown, dan para peserta studi menyebut pertemuan virtual di dalam game adalah kencan pertama mereka yang ideal.

Saat pengguna aplikasi kencan beralih ke opsi tatap muka secara virtual, Tinder melihat kesempatan itu.

Saat ini Tinder sedang menguji fungsionalitas video tatap muka, yang memungkinkan pengguna mengambil bagian dalam kencan virtual di tengah pembatasan sosial yang berlanjut.

Baca juga: Ingin Dapat Pacar di Tinder? Hindari Pesan Pembuka Seperti Ini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Hypebeast
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.