Kompas.com - 24/08/2020, 15:25 WIB

KOMPAS.com - Salah satu berlian terbesar di dunia ditemukan di Afrika, berukuran 442 karat.

Ditaksir, harga berlian sebesar itu bisa mencapai 18 juta dollar AS, Atu sekitar Rp 264 miliar.

Para pekerja di Gem Diamonds Ltd menemukan permata itu di tambang Letseng di Lesotho. Kabar ini diumumkan oleh pihak perusahaan tersebut pada Jumat (21/8/2020).

Baca juga: Jam Tangan Mewah 777 Gunakan Berlian 18 Karat

"Penemuan berlian 442 karat ini luar biasa, dan menjadi salah satu berlian dengan kualitas permata terbesar di dunia yang ditemukan tahun ini."

"Ini juga menjadi sebuah pembuktian atas kaliber tambang Letseng  yang secara konsisten menghasilkan berlian besar dan berkualitas tinggi."

Demikian diungkapkan CEO Diamonds, Clifford Elphick dalam pernyataan tertulisnya.

Menurut laporan Bloomberg -media pertama yang melaporkan kabar ini-, taksiran harga 18 juta dollar diberikan oleh analis BMO Capital Markets, Edward Sterck.

Baca juga: Kanada Dikejutkan Temuan Berlian Terbesar di Amerika Utara

“Sebagian hasil penjualan berlian ini akan digunakan untuk mendanai proyek komunitas khusus, sesuai kesepakatan dengan mitra kami, Pemerintah Lesotho,” kata Elphick.

Lesotho adalah negara terkurung daratan di Afrika selatan, dikelilingi oleh wilayah Afrika Selatan.

Negara ini memiliki populasi lebih dari dua juta jiwa, dan menjadi negara merdeka sejak tahun 1966 -setelah memperoleh kebebasan dari Inggris.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber FOX NEWS
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.