Pakailah Masker Menutupi Hidung dan Mulut

Kompas.com - 27/08/2020, 08:22 WIB
Warga kota Melbourne yang keluar rumah diwajibkan memakai masker mulai Kamis (23/7/2020), dengan denda 200 dollar Australia (Rp 2 juta) jika melanggarnya. SIMON WINTER/ABC NEWS via ABC INDONESIAWarga kota Melbourne yang keluar rumah diwajibkan memakai masker mulai Kamis (23/7/2020), dengan denda 200 dollar Australia (Rp 2 juta) jika melanggarnya.

KOMPAS.com – Walau imbauan untuk memakai masker terus digaungkan, masih banyak masyarakat yang abai pada protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 ini. Tak sedikit orang yang memakai masker, tapi tidak menutupi hidung dan mulutnya dengan benar.

Penggunaan masker yang hanya “setengah” alias hanya menutup mulut saja tidak efektif melindungi kita dari penularan Covid-19.

Penelitian terbaru menunjukkan, pemakaian masker di bawah hidung itu masih memungkinkan virus corona untuk masuk ke dalam tubuh.

“Itu seperti pakai celana tapi hanya di satu kaki. Masker seharusnya menutupi mulut dan hidung,” kata Dr.Frederick Davis dari New York.

Dalam penelitian yang dilakukan tim dari University of North Carolina disebutkan, virus corona baru penyebab Covid-19 pertama kali akan masuk dan menginfeksi rongga hidung. Pada sebagian kasus virus terhirup sampai ke paru-paru dan berkembang menjadi pneumonia (radang paru).

Virus ini paling banyak menginfeksi saluran hidung untuk kemudian berkembang ke jalur pernapasan ke tenggorokan dan paru-paru.

Baca juga: Mengapa Sebagian Warga Jakarta Abai Memakai Masker? Ini Penjelasannya

Saluran napas atas rentan

Salah satu tim peneliti, Dr.Richard Boucher, menjelaskan mengapa saluran napas atas lebih rentan pada infeksi Covid-19 dan pentingnya penggunaan masker.

“Sayangnya virus SARS-CoV-2 sudah mempelajari bagaimana mengelak dari mekanisme normal hidung dan menggunakan reseptor di bagian ini untuk menginfeksi dinding sel hidung,” katanya seperti dikutip dari FOX News.

“Sel hidung, sayangnya, diberkahi dengan kemampuan untuk menghasilkan jutaan virus secara harfiah saat terinfeksi."

Virus yang diproduksi itu kemudian tersebar ke saluran napas. Mulai dari jaringan penciuman di atap hidung, menyebabkan hilangnya penciuman, ke mulut, menginfeksi kelenjar ludah dan menyebabkan gejala mulut kering, kemudian ke paru-paru di mana mereka menghasilkan pneumonia dan sesak napas dan bahkan kematian.

Karenanya, masker harus melindungi hidung supaya efektif untuk mencegah penularan dan penyebaran Covid-19.



Sumber FOXNEWS
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X