Pandemi, Penjualan Produk Fesyen Tetap Tinggi

Kompas.com - 17/09/2020, 18:53 WIB
Ilustrasi belanja online SHUTTERSTOCKIlustrasi belanja online

KOMPAS.com – Meski terbilang pemain baru, namun brand fesyen Hamlin berhasil mencatat omset yang tinggi selama pandemi. Strategi pemasaran yang gencar di marketplace menjadi kunci suksesnya.

Menurut pendiri Hamlin, Riandi Oktovian, selama pandemi ini Hamlin berhasil meraup omset hingga tiga digit setiap bulannya.

Dompet kulit jadi produk dengan penjualan tertinggi dari Hamlin.Dok Hamlin Dompet kulit jadi produk dengan penjualan tertinggi dari Hamlin.
“Strategi marketing kami adalah memfokuskan pada digital marketing. Kita tahu selama pandemi pola konsumsi masyarakat cenderung berbelanja serba online," katanya.

Riandi melanjutkan, traffic di beberapa e-commerce serta marketplace mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

"Kita para pengusaha harus cepat membaca pasar dan jangan takut untuk setiap perubahan,” katanya.

Baca juga: Transaksi Belanja Online Meningkat, Mendag Minta UMKM Masuk ke Market Digital

Berdiri sejak tahun 2019, Hamlin menawarkan beragam produk aksesoris mulai dari tas, ikat pinggang, hingga dompet, untuk pria dan wanita dengan desain yang timeless.

Dompet kulit menjadi salah satu produk yang paling laris dari merk ini.

Riandi mengatakan, saat ini sebagian produk diimpor dan sebagian lagi merupakan produksi pengrajin di Garut, Jawa Barat.

“Sebagian besar produk kami dari kulit asli karena kami mengedepankan kualitas. Kami berbisnis untuk jangka panjang,” ujarnya.

Dia menambahkan, selama pandemi ini konsumen mencari produk yang memberikan kenyamanan.

Kenaikan omset yang mencapai 100 persen dibanding tahun lalu, lanjut Riandi membuatnya semakin yakin untuk memperluas usahanya dengan membuka penjualan langsung di mal.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X