Kapan Orangtua Harus Lakukan "Deep Talk" dengan Anak?

Kompas.com - 16/10/2020, 05:30 WIB
. SHUTTERSTOCK.

KOMPAS.com – Ada banyak cara yang bisa dilakukan orangtua untuk membangun kedekatan dengan anak.

Salah satunya meluangkan waktu untuk berbicara dari hati ke hati atau deep talk.

Psikolog anak Jovita Maria Ferliana mengatakan, idealnya anak dan orangtua melakukan deep talk setiap hari.

Topik yang dibicarakan pun bisa bermacam-macam. Mulai dari hal serius hingga yang lebih ringan.

Baca juga: Pahami, Pentingnya Latih Anak Tidur Sendiri

Contohnya kegiatan yang dilakukan sepanjang hari, atau perasaan di hari itu. Orangtua dan anak bisa saling bercerita.

“Kalau pun tidak ada hal yang mau dibahas, deep talk tetap harus dilakukan. Tapi durasinya bisa lebih pendek,” ujar Jovi saat dihubungi Kompas.com, Kamis (15/10/2020).

Apabila deep talk bersifat ringan, maka waktu yang dibutuhkan kira-kira 15-20 menit per hari. Namun, jika ada pembicaraan serius tentu waktunya akan lebih lama.

Kendati demikian, Jovi mengatakan, hal ini kembali lagi kepada kondisi masing-masing keluarga.

Mungkin ada orangtua yang sibuk sekali, sehingga tidak bisa meluangkan waktu setiap hari untuk berbicara dengan anak.

Baca juga: Christian Sugiono dan Titi Kamal Ajari Anak Perilaku Hidup Bersih

Atau sebaliknya, kegiatan anak sangat padat sehingga tidak sempat untuk berbicara dengan orangtuanya.

Bila kondisinya seperti itu, maka tidak masalah deep talk dilakukan tiga hari sekali, seminggu sekali, atau sesuai waktu yang telah diatur oleh keluarga.

“Idealnya memang setiap hari, tapi situasi setiap keluarga tidak bisa dipukul sama rata. Yang penting waktu itu ada, sediakan,” tambah Jovi.

Meluangkan waktu untuk berbicara dengan anak membuat anak merasa orangtuanya ada untuk dirinya. Dengan begitu otomatis kedekatan anak dan orangtua akan terjalin.

Di sisi lain, untuk anak yang usianya masih kecil, memang sebaiknya deep talk dilakukan secara rutin. Sebab, anak belum bisa meminta waktu sendiri ke orangtua untuk berbicara.

Baca juga: 5 Cara agar Tenang dan Terkendali Saat Anak Tantrum

Beda halnya dengan anak-anak yang sudah memasuki usia remaja. Mereka bisa meminta orangtuanya untuk meluangkan waktu berbicara.

Saat anak sudah meminta waktu untuk bicara, sebisa mungkin orangtua harus menyediakan waktu untuk itu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X