Mencuci “Dry Cleaning” Lebih Efektif Bunuh Covid-19?

Kompas.com - 02/11/2020, 09:34 WIB
Ilustrasi laundry thinkstock/Ingram PublishingIlustrasi laundry

KOMPAS.com – Sejak awal pandemi sudah banyak informasi tentang cara mencuci tangan, membersihkan rumah, hingga mencuci pakaian, untuk memastikan Covid-19 benar-benar mati. Namun, bagaimana dengan metode pencucian dry cleaning? Apakah lebih efektif?

Pertama-tama kita harus memahami bagaimana proses dry cleaning. Istilah “dry cleaning” sendiri sebenarnya keliru karena pakaian kita juga tetap basah, namun tidak oleh air.

Untuk membersihkan pakaian, petugas binatu akan menggunakan zat kimia pelarut, biasanya perchloroethylene. Setelah itu garmen akan diseterika, diuap, atau dipres.

Menurut dokter spesialis penyakit menular Peter Chin-Hong, bukan zat kimia yang membunuh virus, tetapi suhu tinggi yang dipakai dalam proses ini.

“Suhu tinggi dari panas yang dipakai untuk menyetrika atau menekan selama proses dry cleaning yang lebih bisa diandalkan. Virus tidak suka panas,” katanya.

Baca juga: Haruskah Mencuci Baju Setiap Hari Selama Masa Pandemi?

Dry cleaning lebih baik dari mencuci di rumah?

Berdasarkan penelitian terkini tentang bahan garmen dan Covid-19, tidak ada indikasi bahwa satu metode lebih baik dari metode lainnya, selama proses pencucian itu menggunakan suhu yang tepat.

Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS, virus flu akan mati pada suhu di atas 75 derajat Celcius. Penelitian mengenai virus corona merekomendasikan suhu di atas 60 derajat selama 20 menit.

“Tidak ada bukti bahwa dry cleaning lebih baik atau kurang efektif untuk membunuh virus corona dibandingkan dengan mesin cuci di rumah,” kata pakar kesehatan lingkungan dan okupasi, Melissa Perry.

Dengan kata lain, kita tidak perlu membawa pakaian ke binatu untuk dicuci “kering” hanya supaya virusnya mati.

Untuk proses pencucian di rumah, kita bisa menggunakan detergen yang cukup dan menyetrikanya agar kuman bisa mati. Penggunaan air hangat juga efektif dalam membunuh kuman dan virus.

Baca juga: Mencuci Masker Kain Tak Boleh Sembarangan, Begini Caranya

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X