Kompas.com - 21/11/2020, 22:00 WIB

Demikian dikatakan seorang dokter kulit di Spring Street Dermatology, New York City, Sapna Palep, M.D. kepada InStyle.

Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen melambat dan faktor eksternal ikut berkontribusi pada peningkatan dan pemecahan kolagen yang lebih cepat.

Misalnya paparan sinar matahari, merokok, dan kondisi stres.

Baca juga: Mengenal Manfaat Kolagen dalam Bikin Kulit Mulus

Artinya, lebih sedikit kolagen di dalam tubuh menyebabkan lebih banyak kerutan, kekeringan, dan kendurnya kulit.

Di situlah peptida kolagen atau rantai pendek asam amino berperan sebagai blok bangunan untuk meningkatkan produksi kolagen alami tubuh kita.

Jadi, selain membenahi faktor eksternal, kita bisa mencoba kolagen bukan hanya untuk kulit, melainkan kesehatan internal secara keseluruhan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber InStyle


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.