Kompas.com - 23/11/2020, 23:00 WIB
Ilustrasi orgasme wanita Ilustrasi orgasme wanita

"Kaitkan dengan gejala tidak orgasme," tambah Datta.

2. Masalah komunikasi

Terapis psikoseksual Kate Moyle menyebut, komunikasi pada pasangan juga faktor penentu orgasme.

Perempuan sebaiknya harus mampu memberi tahu pasangan apa yang diinginkan dan yang disukai untuk mencapai orgasme.

“Pasangan bukanlah pembaca pikiran. Jika tidak diberi tahu, mereka belum tentu tahu,” kata Moyle.

Baca juga: 6 Mitos soal Penis dan Orgasme, Pria Perlu Tahu

Jadilah positif, tidak kritis, dan beri tahu pasangan hal-hal yang bisa dilakukannya. Ucapkan dengan kata-kata yang tepat.

"Misalnya saja 'aku benar-benar menikmatinya ketika kamu sedang ini, bisakah kita mencobanya lagi?'."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Atau bisa langsung menunjukkan ke pasangan seperti membawa tangannya ke bagian yang ingin disentuh," tambah Moyle.

3. Kurang percaya diri

Merasa ada yang kurang dengan penampilan dan tidak percaya diri dengan hal itu dapat berdampak buruk bagi kehidupan seksual.

“Ini bisa menghambat kemampuan ketika bercinta. Pikiran negatif mencegah kita melepaskan dan membiarkan sensasi fisik menjadi fokus," kata Moyle.

4. Kondisi medis

Ada sejumlah kondisi medis yang dapat membuat perempuan sulit atau mungkin tidak orgasme.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.