Kompas.com - 26/11/2020, 07:07 WIB
Ilustrasi anjing shutterstockIlustrasi anjing
|
Editor Wisnubrata

Cek makanan anjing yang diakui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) atau produsen makanan hewan.

2. Tentukan pilihan antara makanan kaleng atau kering

Sebagian besar anjing bisa mengonsumsi jenis makanan apa pun, namun ada kalanya anjing sensitif terhadap makanan kaleng atau kering.

Makanan kaleng memiliki harga lebih mahal ketimbang makanan kering, namun 75 persen kandungannya adalah air.

3. Perhatikan kandungan bahan pada label

Cari makanan anjing yang mencantumkan bahan daging, seperti daging ayam atau sapi, bukan tulisan "hasil sampingan daging" atau "daging olahan".

Pastikan bahan yang tercantum bukan biji-bijian atau sayuran, kecuali kita memang ingin anjing peliharaan menjadi vegetarian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

4. Bandingkan makanan anjing dari merek berbeda

Pertimbangkan jumlah kelembapan dalam makanan anjing saat membandingkan antara makanan kering yang memiliki kadar kelembapan 10-12 persen dengan makanan kalengan yang 75 persen kandungannya adalah air.

Jika satu makanan hewan kering disebut mengandung 12 persen protein dan 75 persen air, bagilah 12 persen dengan 25 persen agar mendapat hasil 48 persen protein. Jumlah ini terbilang tinggi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.