drg. Citra Kusumasari, SpKG (K), Ph.D
dokter gigi

Menyelesaikan Program Doktoral di bidang Kariologi dan Kedokteran Gigi Operatif (Cariology and Operative Dentistry), Tokyo Medical and Dental University, Jepang.

Sebelumnya, menempuh Pendidikan Spesialis Konservasi Gigi di Universitas Indonesia, Jakarta dan Pendidikan Dokter Gigi di Universitas Padjadjaran, Bandung.

Berpraktik di berbagai rumah sakit dan klinik di Jakarta. Ilmu karies, estetik kedokteran gigi, dan perawatan syaraf gigi adalah keahliannya.

Probiotik sebagai Pencegahan Gigi Berlubang

Kompas.com - 07/12/2020, 10:44 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Pencegahan gigi berlubang pada anak dan dewasa

Mikroorganisme probiotik yang biasa digunakan untuk mencegah gigi berlubang adalah bakteri Lactobacillus ssp. dan Bifidobacterium ssp.

Penelitian pertama yang mengevaluasi probiotik untuk pencegahan karies dilakukan pada tahun 2001 oleh Dr. Nase dan kawan-kawan.

Hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa anak yang mengonsumsi susu yang mengandung probiotik yaitu bakteri Lactobacillus rhamnosis GG memiliki insidensi gigi berlubang yang lebih rendah dibandingkan dengan anak yang mengonsumsi susu tanpa probiotik.

Penelitian lain di tahun 2014 menyebutkan, probiotik yaitu bakteri Lactobacillus brevis CD2 dapat mengurangi jumlah bakteri penyebab gigi berlubang yaitu Streptococcus mutans, menurunkan tingkat keasaman mulut dan perdarahan gusi, ketika diberikan ke anak-anak berisiko karies tinggi selama 6 minggu.

Baca juga: Adakah Batasan Aman Konsumsi Minuman Probiotik? Ini Penjelasan Dokter

 

Dalam kurun waktu itu, mereka diinstruksikan untuk tidak menggunakan produk-produk yang mengandung fluor, sehingga dapat disimpulkan pencegahan gigi berlubang dapat dilakukan oleh suplementasi probiotik itu sendiri.

Sedangkan penelitian menggunakan probiotik bakteri Bifidobacterium, dilakukan pertama kali pada tahun 2005 oleh Dr. Caglar dan kawan-kawan.

Mereka mengamati penurunan jumlah bakteri penyebab gigi berlubang (Streptococcus mutans) setelah mengonsumsi yogurt yang mengandung probiotik bakteri Bifidobacterium DN-173 010 pada orang dewasa muda selama 2 minggu, serta tidak menggunakan produk yang mengandung fluor selama 4 minggu sebelum penelitian.

Hasil yang sama juga diperoleh setelah orang dewasa mengonsumsi es krim yang mengandung probiotik bakteri Bifidobacterium animalis subsp. Lactis BB-12, selama 10 hari.

Baca juga: 9 Makanan yang Mengandung Probiotik untuk Sehatkan Pencernaan

Produk yang mengandung probiotik

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.