Gaming Disorder, Gara-gara Anak Terus Main Game Online

Kompas.com - 11/01/2021, 12:19 WIB
Ilustrasi bermain game online (dok.shutterstock/sezer66) Ilustrasi bermain game online
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Sebagian besar anak tentu senang bermain game, termasuk game online perang.

Bermain game memang menyenangkan. Namun bila anak menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain game bahkan mengabaikan kegiatan lain, maka orangtua perlu waspada.

Hal tersebut dapat menjadi tanda bahwa anak terkena gaming disorder. Seperti apa gaming disorder, yang juga bisa dialami orang dewasa ini?

Pada 2018, organisasi kesehatan dunia (WHO) memasukkan gaming disorder ke dalam Klasifikasi Penyakit Internasional. Gaming disorder ditandai oleh ketidakmampuan seseorang mengontrol waktu bermain.

Akibatnya, anak lebih mengutamakan game online dibanding minat atau aktivitas lain sehari-hari. Intensitas bermain game pun akan meningkat dan berkelanjutan meskipun terjadi dampak yang negatif.

Baca juga: 4 Masalah Kesehatan akibat Main Video Game Menurut Penelitian

Studi menunjukkan bahwa gaming disorder memang hanya terjadi pada sebagian kecil individu yang bermain game.

Namun, orangtua harus memperhatikan jumlah waktu yang dihabiskan anak untuk permainan online. Apalagi bila anak sampai mengesampingkan kegiatan sehari-harinya.

Selain itu, perhatikan pula setiap perubahan dalam kesehatan fisik, psikologis, dan interaksi sosial anak saat terlalu sering bermain game online.

Baca juga: Kecanduan Gadget dan Game Online Itu Nyata

Efek gaming disorder terhadap perilaku anak

Berdasarkan definisi WHO, individu dengan gaming disorder akan menunjukkan ciri-ciri berikut, selama sekitar 12 bulan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X