Kompas.com - 20/01/2021, 17:16 WIB

KOMPAS.com - Terpilihnya Kamala Harris sebagai Wakil Presiden Amerika Serikat  menciptakan sejarah baru. Di sisi lain, kehidupan keluarganya juga menjadi sorotan.

Kamala Harris menikah dengan Doug Emhoff saat berusia 40 tahun, dengan lelaki berstatus duda dua anak.

Menikah dengan Emhoff otomatis menjadikan Harris sebagai ibu sambung. Sementara, Harris tidak memiliki anak sebelum menikah.

Baca juga: Keluarga Kamala Harris Akan Disorot Usai Dilantik Jadi Wapres

Walau begitu, Harris berusaha menjadi ibu yang baik untuk kedua anak tirinya karena baginya, itu adalah peran yang paling berarti.

Kedua anak tirinya, John Coltrane (Cole) dan Ella Fitzgerald, memiliki panggilan khusus kepada perempuan yang kini berusia 56 tahun itu, Momala.

Kepada the New York Times, Cole dan Ella menceritakan kehidupannya dengan Kamala Harris. di mana Keduanya mengaku ada beberapa hal yang berubah.

Saat bercerai, Doug Emhoff memutuskan untuk pindah ke apartemen bersama kedua anaknya. Ketika itu, dia melakukan tugas-tugas yang biasa dilakukan sang mantan istri.

Salah satunya adalah menyiapkan makan malam. Pada awalnya Emhoff memilih untuk membeli makanan. Tapi kemudian, dia mulai memasak makanan rumahan.

Menurut Cole, kedatangan Harris dalam kehidupan keluarganya, telah mengubah sang ayah. Hal ini dikarenakan Harris memiliki kemampuan masak yang mumpuni.

Baca juga: Akankah Kamala Harris Mengenakan Kain Sari di Hari Pelantikan?

"Dia (ayah) berubah menjadi seperti jurumasak ulung," kata Cole.

Selain memiliki kemampuan memasak, menurut Cole, Harris juga sosok yang penuh rencana. Hal itu dirasakannya ketika bersekolah di Colorado.

Seorang teman mengungkapkan rencana menjadi bacpacker setelah lulus, dan didengar oleh Harris.

"Saat itu Kamala bertanya, 'Oke, lalu apa yang akan kamu lakukan setelah itu? Apa selanjutnya? Apalagi?'," kata Cole.

Pertanyaan itu membuat teman dan Cole berpikir tentang menyusun rencana untuk masa depan.

Berbeda dengan Cole, Ella memiliki pandangan tersendiri tentang pola pengasuhan Harris sebagai ibu sambung.

Dia memuji ibu sambungnya yang bisa berkomunikasi dengan baik terhadap ayah dan ibu kandungnya terkait pola pengasuhan.

"Mereka bertiga memiliki komunikasi yang baik, benar-benar menjadi satu kesatuan seperti regu pengasuhan tiga orang. Itu sangat keren," kata Ella.

Menurut Ella, hal itu adalah dinamika yang bagus dan bisa menjadi contoh yang baik. Sebab belum banyak orang yang bisa berteman atau memiliki hubungan baik dengan mantan.

Baca juga: Gaya Kamala Harris dengan Sepatu Converse di Sampul Majalah Vogue

Di sisi lain, Cole dan Ella memiliki pandangan yang sama terkait hubungan Harris dan Emhoff. Menurut mereka, ayah dan ibunya sangat romantis.

Keduanya benar-benar mencintai satu sama lain, dan menjalani hubungan pernikahan layaknya suami istri yang sedang berbulan madu setiap harinya.

Mengenai terpilihnya Harris sebagai wakil presiden, Cole dan Ella mendukung sepenuhnya. Walau mereka sempat merasa aneh pada awalnya.

"Saat menyalakan televisi dan melihat wajah ayah, saya seperti, 'Tunggu,  kamu tidak pantas berada di sana! Tapi kurasa begitu?" kata Cole Emhoff.

Tak jauh berbeda, Ella juga merasakan hal yang sama karena media sosialnya tiba-tiba memiliki puluhan ribu pengikut.

Kendati demikian, mereka mengaku Harris juga sempat menanyakan pendapatnya tentang kehidupan baru.

Baca juga: Perjalanan Cinta Kamala Harris dan Suami yang Berawal dari Kencan Buta

Contohnya saat di minggu pemilihan ketika keluarga berkumpul bersama. Saat itu, berita tentang pemilihan dan keluarga Harris ada di seluruh stasiun televisi.

Dia lalu berkata, "Ini bagus, bukan? Apakah kamu tidak suka berada di sini? Apakah kamu tidak suka semuanya?"

Cole dan Ella sadar, hidup mereka tidak akan sama lagi. Namun baginya, Harris dan Emhoff tetaplah orangtua mereka yang seperti dulu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.