Kompas.com - 25/01/2021, 20:06 WIB
Anak-anak sekolah belajar daring menumpang di Pawon Luwak Coffee di sekitar Candi Pawon Mungkid, Kabupaten Magelang. KOMPAS.COM/IKA FITRIANAAnak-anak sekolah belajar daring menumpang di Pawon Luwak Coffee di sekitar Candi Pawon Mungkid, Kabupaten Magelang.

Anak-anak ini akan mengalami keterlambatan perkembangan kognitif maupun psikomotor, dan ketika mereka mencapai usia sekolah mereka akan mengalami gangguan kinerja dalam tes bahasa keterampilan, keterampilan motorik, dan koordinasi, setara dengan defisit 5 hingga 10 poin dalam IQ.

Ketua Himpunan Pengajar Anak Usia Dini (Himpaudi) Prof.Dr.Ir.Netti Herawati mengatakan, hak sehat adalah hak setiap anak, termasuk mendapat kesehatan dan makanan.

Baca juga: Anak Lalai Kerjakan Tugas Sekolah Daring, Orangtua Harus Apa?

“Anak yang kekurangan zat besi menunjukkan belum terpenuhinya hak mendapat makanan dan pendidikan yang berkualitas,” katanya dalam acara yang sama.

Ia memaparkan, analisis perkembangan anak usia dini di Indonesia tahun 2018 menyebutkan, ketahanan konsentrasi anak lebih rendah.

“Sangat disayangkan karena hal ini berhubungan dengan kemampuan literasi dan numerasi anak,” ujar Netti.

“Otak anak sudah disiapkan untuk belajar. Pintunya ada dua, yaitu nutrisi gizi dan nutrisi hati atau stimulasi,” imbuhnya.

Gizi dan stimulasi seharusnya diberikan secara beriringan. Anak yang kekurangan gizi tidak akan mau belajar, sehingga orangtua harus memastikan anak mendapatkan nutrisi yang cukup dari makanan yang diasupnya setiap hari.

Baca juga: 1 dari 3 Anak Indonesia Anemia, Kebanyakan karena Kekurangan Zat Besi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.