Kompas.com - 18/02/2021, 12:36 WIB
Ilustrasi olahraga chin-ups. FlyMint AgencyIlustrasi olahraga chin-ups.

KOMPAS.com - Disfungsi ereksi adalah masalah umum yang menjadi momok bagi kaum adam, karena dapat membuanya merasa kurang "jantan". Kondisi ini memengaruhi jutaan pria di seluruh dunia.

Disfungsi ereksi merupakan kondisi di mana pria kesulitan melakukan aktivitas seksual lantaran tidak mampu memperoleh atau mempertahankan ereksi.

Terkadang disfungsi ereksi terjadi dalam waktu singkat, namun seringkali berdampak jangka panjang.

Beberapa penyebab umum yang memicu disfungsi ereksi antara lain penyakit ginjal, penyakit kardiovaskular, kelebihan berat badan, serta penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

Kemudian, penyebab disfungsi ereksi lainnya yaitu stres, depresi, kecemasan, konsumsi alkohol, merokok, diabetes, atau kadar testosteron yang rendah.

Baca juga: Infeksi Covid-19 Picu Disfungsi Ereksi Jangka Panjang, Benarkah?

Berbagai vitamin seperti vitamin A, C, D, E, B1, dan K dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh.

Ketidakseimbangan vitamin di dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan dan disfungsi tubuh.

Hubungan antara vitamin D dan disfungsi ereksi

Kaitan antara vitamin D dan disfungsi ereksi masih ditinjau para peneliti dan belum menghasilkan kesimpulan. Namun, dua penelitian baru-baru ini menemukan jika kadar vitamin D kemungkinan memengaruhi disfungsi ereksi pada seseorang.

Penelitian pertama berjudul "The Effect of Low Vitamin D Status on Sexual Functioning and Depressive Symptoms in Apparently Healthy Men: A Pilot Study" yang dimuat ke dalam jurnal Nature.

Lalu, penelitian kedua, "Vitamin D and Erectile Dysfunction", diterbitkan ke dalam Journal of Sexual Medicine.

Baca juga: Tak Cuma Seks, Ada 4 Jenis Keintiman demi Tingkatkan Kualitas Hubungan

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

Dari kedua penelitian tersebut ditemukan, pria yang mengalami disfungsi ereksi terlihat memiliki kadar vitamin D yang rendah di dalam tubuhnya.

Vitamin D diperlukan untuk meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh yang berperan penting dalam proses ereksi.

Karenanya, jangan sampai kekurangan vitamin D di dalam tubuh untuk mencegah disfungsi ereksi.

Baca juga: Penyebab Tubuh Sulit Menyerap Vitamin D

Tips mencegah disfungsi ereksi

Berikut cara untuk membantu kita mengatasi atau menghindari risiko berkembangnya disfungsi ereksi:

1. Diet seimbang

Tambahkan makanan yang kaya serat, vitamin dan mineral, ke dalam menu harian untuk meningkatkan asupan nutrisi. Selanjutnya, kurangi asupan makanan olahan dan gula serta daging merah.

2. Latihan kegel

Ini adalah gerakan yang ditujukan untuk memperkuat dasar panggul. Melakukan senam kegel secara teratur dapat membantu mengatasi disfungsi ereksi.

Baca juga: Apakah Senam Kegel untuk Pria Perlu Dicoba?

3. Yoga

Karena penyebab disfungsi ereksi bersifat psikologis, relaksasi dan menenangkan tubuh dan pikiran dapat memberikan manfaat besar.

Jika mengalami disfungsi ereksi, cobalah pose yoga seperti uttanasana, baddha konasana, dhanurasana, dan paschimottanasana.

4. Pijat prostat

Stimulasi otot di dalam dan di sekitar area selangkangan dapat membantu meningkatkan aliran darah. Ini dapat dilakukan secara efisien melalui metode pijat prostat.

5. Gaya hidup sehat

Menerapkan gaya hidup sehat yang bebas dari konsumsi alkohol dan kebiasaan merokok. Selain itu, kita memerlukan tidur yang nyenyak untuk mengobati atau menghindari risiko terkena disfungsi ereksi.

Baca juga: Gejala Disfungsi Ereksi Bukan Cuma Mr.P Sulit Tegang

Mendapatkan vitamin D

Salah satu metode paling umum untuk mendapatkan vitamin D adalah melalui paparan sinar matahari.

Kita juga bisa memperoleh vitamin D melalui makanan yang kaya akan vitamin tersebut, seperti susu, ikan mengandung lemak, hati, kuning telur, dan suplemen. 

Masalah yang terkait aktivitas seksual mungkin dianggap tabu. Namun jika tidak ditangani dengan tepat, hal tersebut dapat mengarah pada kehidupan seks yang tidak sehat.

Jika kamu mengalami gejala disfungsi ereksi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli urologi, ahli endokrin, seksolog, atau membicarakannya kepada terapis.

Baca juga: Cara Meningkatkan Kadar Vitamin D Dalam Tubuh

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.