Kompas.com - 18/03/2021, 09:46 WIB
Ilustrasi kucing minum susu. PIXABAY/CHRISTOPHERPLUTAIlustrasi kucing minum susu.

KOMPAS.com - Pemilik kucing mungkin sering memberikan hewan peliharannya makanan yang mereka juga makan.

Beberapa makanan manusia mungkin aman dimakan kucing, tetapi ada beberapa makanan yang bisa berbahaya untuk kucing.

Mungkin makanan-makanan tersebut nikmat dan tidak aman bagi Anda, tetapi sedikit gigitan saja mungkin bisa membahayakan hidup kucing.

Melansir the Spruce Pets, berikut beberapa makanan yang bisa berbahaya buat kucing dan sebaiknya tidak diberikan:

1. Tomat

Tomat mengandung alkaloid beracun dan pahit yang disebut glycoalkaloid solanine, yang dapat menyebabkan gejala hebat pada gastrointestinal bawah.

Makanan ini bisa ditoleriansi oleh tubuh manusia, tetapi belum tentu bisa ditoleriansi oleh kucing.

Namun, jangan khawatir jika Anda melihat tomat termasuk dalam bahan makanan jadi untuk kucing Anda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, makanan tersebut dibuat dari tomat matang dan tidak perlu dikhawatirkan karena muncul dalam jumlah yang relatif kecil.

Baca juga: Mengapa Saus Tomat Tak Baik untuk Kesehatan Anak-anak?

2. Cokelat

Cokelat tak hanya berbahaya buat anjing, tetapi juga kucing.

Theobromine adalah zat yang mengganggu dan dapat menyebabkan keracunan pada kucing. Zat ini ditemukan dalam konsentrasi tertinggi pada cokelat hitam dan tanpa pemanis.

Selain itu, menurut Hill's Pet, cokelat juga mengandung zat yang disebut methylxanthines, yang dapat menyebabkan muntah dan diare, suhu tubuh tinggi, tremor otot, irama jantung yang tidak normal, ketidaknyamanan perut, peningkatan rasa haus, dan kejang.

Selain pada cokelat, methylxanthines juga ditemukan dalam minuman berkafein dan harus dihindari.

Baca juga: 4 Manfaat Kesehatan Cokelat Hitam, Apa Saja?

3. Anggur dan kismis

Dampak beracun makanan ini ditemukan terutama pada anjing dan dalam jumlah yang bervariasi.

Namun, karena masih ada banyak hal yang tidak diketahui terkait potensi racun anggur dan kismis, Pusat Pengendalian Racun Hewan ASPCA (Perkumpulan Pencegahan Kekejaman terhadap Hewan Amerika) menyarankan untuk tidak memberikan anggur atau kismis kepada kucing peliharaan dalam jumlah berapa pun.

Menurut mereka, tidak ada alasan untuk mengambil risiko pada situasi-situasi yang belum jelas apakah berbahaya atau tidak.

Baca juga: Makan Anggur dengan Kulitnya atau Dikupas, Maka yang Lebih Baik?

4. Alpukat

Alpukat memang menyehatkan buat manusia, tetapi agak beracun untuk kucing.

Daun, biji, kulit pohon, dan buahnya mengandung persin yang dapat menyebabkan muntah dan diare pada kucing.

Jadi, berhati-hatilah, jangan sampai kucing Anda memakan makanan dengan alpukat atau menjilati sendok dan garpu yang digunakan untuk membuat olahan alpukat.

Baca juga: Cara Cegah Alpukat Busuk, Bisa Bertahan Matang Sampai 4 Bulan

5. Bawang

Bawang bombay mengandung zat (N-propyl disulfide) yang menghancurkan sel darah merah pada kucing, menyebabkan bentuk anemia yang disebut anemia tubuh Heinz.

Bawang putih mengandung zat serupa dalam jumlah yang lebih sedikit. Sedikit bawang putih atau bawang bombay yang dimasukkan ke dalam masakan atau saus tidak akan menimbulkan masalah bagi kucing.

Tapi, jangan biarkan kucing mengonsumsi satu siung bawang putih utuh atau potongan besar bawang bombay mentah karena dapat berbahaya bagi mereka dan kemungkinan besar akan menyebabkan sakit perut.

Baca juga: Tips Kupas Bawang Putih dari Chef Hotel, Praktis dan Cepat

6. Telur dan daging mentah

Sama seperti pada manusia, konsumsi telur atau daging mentah bisa menyebabkan keracunan salmonella atau E. coli pada kucing.

Gejala penyakitnya bervariasi, tetapi bisa termasuk muntah, diare, dan lesu.

Salmonella dan E. coli juga dapat ditularkan ke manusia, jadi berhati-hatilah untuk mencuci tangan dengan benar setelah memasak dan jauhkan kucing Anda dari kedua makanan mentah ini.

Telur mentah juga mengandung enzim yang dapat menyebabkan masalah pada kulit dan bulu kucing.

Selain itu, jauhkan pula kucing dari tulang mentah agar tidak tersedak, melukai pencernaan atau merusak giginya.

Baca juga: Berapa Lama Daging dan Olahannya Bisa Tahan di Kulkas? Daging Mentah sampai Kaleng

7. Produk susu

Meskipun kucing tampak senang minum susu, tetapi itu belum tentu baik untuknya.

Organ kucing sulit mencerna laktosa dalam susu, yang bisa menyebabkan kucing sakit perut atau diare.

Kebanyakan kucing hanya terpapar laktosa dari susu induknya saat mereka masih kecil.

Tapi, anak kucing hanya minum dari susu induknya selama beberapa minggu dan sistem pencernaannya sering kali tidak dilengkapi untuk menangani pelepasan kembali laktosa.

Jadi, meskipun beberapa kucing tidak mengalami kesulitan untuk mentolerir susu, tetap tidak disarankan untuk memberi kucing susu, kecuali jika diberikan oleh ibu kucing ketika masih kecil.

Baca juga: Apa Bedanya Susu Segar dengan Susu Murni?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.