Kompas.com - 21/04/2021, 16:23 WIB
. SHUTTERSTOCK.

Seiring berjalannya waktu, label "baik" atau "buruk" memengaruhi anak untuk memenuhi ekspektasi dari orang yang memberikan label padanya.

Baca juga: Seketat Apa Pola Asuh Anak Anggota Kerajaan Inggris

Dalam beberapa kasus, pemberian label juga memberikan ekspektasi yang tidak realistis pada anak, anak dituntut untuk sempurna, hingga akhirnya ia mengalami gangguan kecemasan.

3. Mengurangi potensi anak

Pemberian label bisa membatasi potensi anak, baik disengaja maupun tidak.

Ketika kita memberi label pada anak, itu dapat menyebabkan anak mempersempit eksplorasi minatnya.

Pasalnya, anak menganggap label yang diberikan kepadanya akan menentukan apa yang harus dia lakukan atau dia akan menjadi siapa.

4. Pemberian label merusak kondisi internal anak

Pelabelan negatif seperti "buruk" atau "nakal" akan berbahaya bagi anak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut para ahli di Power of Positivity, label negatif dapat dengan cepat merusak kondisi internal anak. Label negatif sering kali akan menjadi kenyataan.

Selain itu, label negatif dapat membuat kita sulit berempati kepada anak, dan kita tidak dapat mendisiplinkan atau memperbaiki perilaku anak seiring waktu.

Baca juga: Memahami Pola Asuh Permisif dan Risikonya bagi Anak

Hal yang bisa dilakukan orangtua

Memberi label pada anak dengan "baik" atau "buruk" tidak efektif dan berpotensi merusak anak.

Menurut Corrine dari The Pragmatic Parent, ibu dan ayah dapat mengubah pola pikir dan berhenti memberi label pada anak lewat tiga cara, yaitu:

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Moms
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.