Kompas.com - 23/04/2021, 17:15 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Mengajarkan anak untuk membaca dan mengembangkan kemampuan literasi sejak dini itu sangat penting.

Apalagi, di masa pandemi ini, anak-anak balita, khususnya, tidak memiliki banyak akses untuk dapat berbagai macam kegiatan seperti bermain di luar rumah.

Psikolog anak, Fathya Artha Utami, MPsi mengatakan, bahwa memasukkan aktivitas membaca dalam rutinitas sehari-hari di rumah dapat mencegah anak balita merasa stres.

"Membaca juga dapat mengasah kemampuan bahasa mereka untuk memahami makna dibalik sebuah kata melalui konteks cerita yang dibaca," kata Fathya dalama acara webinar dan peluncuran program BACA, Jumat (23/4/2021).

Kegiatan membaca dapat memperkaya kosakata dan meningkatkan kemampuan berbahasa anak.

Baca juga: 5 Tips Mengajarkan Anak Membaca Sejak Dini

Selain itu, kegiatan membaca dapat membantu mengasah imajinasi, empati, dan kemampuan anak dalam menyelesaikan masalah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Di samping menstimulasi pertumbuhan anak, aktivitas membaca juga bisa menjadi sarana hiburan untuk agar tidak mudah bosan dan merasa stres di rumah," terangnya.

Untuk mendapatkan manfaat membaca yang maksimal, Fathya pun merekomendasikan beberapa hal yang perlu diterapkan orangtua saat mengajarkan anak-anak membaca sebagai berikut:

• Pada usia anak 1-2 tahun, orangtua bisa mengajarkan anak untuk memegang buku, mengucapkan kata-kata sederhan dari buku yang dibaca, dan belajar berinteraksi dua arah.

• Pada usia anak 2-3 tahun, orangtua bisa membacakan buku di siang hari maupun malam sebelum tidur dan membuat obrolan seputar buku bacaan yang lebih rinci.

• Pada usia anak 3-4 tahun, mereka sudah mulai mengenali huruf dan memahami kalimat pada buku, sehingga orangtua bisa mengajak anak-anak mengobrol alur cerita pada buku yang dibaca

• Pada usia anak 4-6 tahun, orangtua mulai mengajak menceritakan kembali buku yang sudah dibaca dan memberikan kesan terhadap cerita tersebut atau mengajak anak membuat cerita baru.

Baca juga: Perlu Tahu, Ini 6 Manfaat Luar Biasa Membaca Buku di Masa Pandemi

Anak-anak membaca buku di bemo perpustakaan di Jalan Karet Pasar Baru Barat II, Tanah Abang, Jalarta Pusat, Jumat (7/12/2018). Pak Sutino (58) adalah sopir bemo yang merintis bemo tuanya menjadi perpustakaan keliling bagi anak-anak sejak tahun 2013.  Pak Sutino (58) adalah sopir bemo yang merintis bemo tuanya menjadi perpustakaan keliling bagi anak-anak sejak tahun 2013.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Anak-anak membaca buku di bemo perpustakaan di Jalan Karet Pasar Baru Barat II, Tanah Abang, Jalarta Pusat, Jumat (7/12/2018). Pak Sutino (58) adalah sopir bemo yang merintis bemo tuanya menjadi perpustakaan keliling bagi anak-anak sejak tahun 2013. Pak Sutino (58) adalah sopir bemo yang merintis bemo tuanya menjadi perpustakaan keliling bagi anak-anak sejak tahun 2013.

Mendukung tumbuh kembang anak lewat buku

Mengingat buku menjadi alat penting bagi anak-anak untuk bisa mengembangkan kemampuan literasi, Danone Indonesia bekerja sama dengan organisasi Tentang Anak meluncurkan program BACA.

Program ini merupakan sebuah ajakan untuk menumbuhkan rasa cinta anak-anak terhadap kegiatan membaca melalui sumbangan buku-buku bacaan.

"Kami yakin bahwa untuk mendukung anak hebat berliterasi, kita perlu menanamkan kecintaan terhadap literasi membaca pada anak sejak dini," kata Arif Mujahidin, Corporate Communications Director Danone Indonesia.

Baca juga: Kiat Membesarkan Anak yang Suka Membaca

"Sebab, selain memerlukan asupan gizi seimbang untuk mengoptimalkan imunitas dan tumbuh kembangnya, anak memerlukan dorongan berupa stimulasi agar daya pikir, serta kemampuan sosial emosionalnya berkembang," sambung dia.

Melalui program Baca, sebanyak 1.000 buku akan didistribusikan pada anak-anak yang terkena Covid-19 dan anak-anak di sejumlah panti asuhan, PAUD, serta taman posyandu lainnya.

"Sebagai puncak dari program Baca, Danone Indonesia dan Tentang Anak akan menggalang donasi 5.000 buku serial "Sikap Baik" untuk anak-anak Indonesia yang akan didistribusikan melalui Wecare.id," tutup Arif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.