Kompas.com - 07/05/2021, 15:22 WIB
Rihanna Memakai Item Tie Dye HighsnobietyRihanna Memakai Item Tie Dye

KOMPAS.com - Motif tie dye atau ikat celup yang abstrak dan berwarna-warni menjadi tren fesyen yang populer sejak masa pandemi.

Walau begitu kepopulerannya bertahan sampai saat ini. Penyanyi Rihanna membuktikannya.

Dalam perjalanan untuk sebuah acara makan malam baru-baru ini, penyanyi itu tampak mengenakan mantel tie dye yang terinspirasi era 70-an.

Mantel bulu tersebut dia padukan bersama celana panjang tie dye hijau, kacamata hitam bergagang putih, kalung, rantai di bagian perut, sabuk putih dengan gesper besar, serta sepatu hak putih.

Baca juga: Hanya Satu-satunya, Kaus Supreme Tie-Dye Dijual Seharga Rp 777 Juta

Itu bukan pertama kalinya Riri --sapaan akrab Rihanna-- memperlihatkan ketertarikannya terhadap motif tie dye.

Pada awal tahun 2021, pelantun "Believe It" tersebut mengunggah foto di mana ia mengombinasikan pakaian musim panas dan bucket hat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by badgalriri (@badgalriri)


Lalu di bulan April kemarin, Riri juga terlihat memakai topi bermotif zebra dengan mantel bermotif tie dye.

Selebritas lain pun seolah-olah mempertahankan motif tie dye agar tidak "mati".

Baca juga: Menengok Tren Busana Muslim, dari Polosan ke Tie Dye

Dalam banyak unggahannya Kendall Jenner menunjukkan beberapa potong pakaian dengan motif tersebut.

Sedangkan Bella Hadid dan merek mewah Chrome Hearts merilis lini kaus tie dye pada akhir tahun lalu.

Tidak ketinggalan merek atau label yang memproduksi item fesyen tie dye, seperti Aries, Online Ceramics, Collina Strada, The Elder Statesmen, Margiela, Prada, Saint Laurent, dan Arc'teryx.

Merek mewah Dior bahkan tidak henti-hentinya memasukkan unsur tie dye ke dalam koleksi rancangan perusahaan tersebut sejak Spring 2019.

Menurut Google Trends, ketertarikan orang terhadap motif tie dye memuncak sekitar Agustus 2020 dan tampaknya tren itu belum menunjukkan penurunan.

Diperkirakan, motif tie dye akan tetap bertahan pada musim panas yang sebentar lagi tiba.

Baca juga: Mengenal Tie-Dye, Simbol Perlawanan Masyarakat Amerika Tahun 1960-an



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X