Kompas.com - 10/05/2021, 16:20 WIB

Terlebih lagi jika kita memiliki pengalaman buruk yang menjadi alasan bubarnya pernikahan. Namun semua itu harus disisihkan demia dedikasi optimal kepada anak.

Kesehatan dan kesejahteraan anak-anak harus menjadi prioritas utama selama dan setelah putus. Untuk melakukannya maka berteman dengan mantan adalah cara terbaik.

Baca juga: Usia Pernikahan Bukan Jaminan Aman dari Perceraian, Ini Alasannya

Berikut adalah tips yang bisa diterapkan untuk mempraktikkan co-parenting untuk kebahagiaan anak:

Perceraian memberikan sakit hati dan jejak emosional yang tidak ringan termasuk kesal, sakit hati, kecewa, dan marah. Hal tersebut ditujukan diri sendiri, kondisi yang dihadapi atau kepada mantan pasangan.

Buang semua perasaan masa lalu itu dan fokus anak dan peran kita sebagai orangtua.

Jika perasaan negatif itu muncul kembali,cobalah curhat dengan sahabat atau orang lain. Jangan sampai hal itu berdampak buruk pada hubungan co-parenting yang sedang dibangun.

Baca juga: 4 Alasan Seseorang Lakukan Ghosting pada Mantan

  • Komunikasi terbatas soal anak

Batasi komunikasi dengan mantan hanya pada hal yang berkaitan soal anak. Anggaplah mantan sebagai klien atau rekan bisnis yang hanya membicarakan urusan pekerjaan saja.

Hindari bertengkar tentang topik yang tidak berkaitan dengan anak. Jangan gegabah mengungkit masalah yang sudah berlalu atau menyebabkan perceraian.

  • Buat keputusan sebagai tim

Semua hal soal anak harus dilakukan berdasarkan kesepakatan atau keputusan yang dibuat bersama. Pendapat semua pihak sama pentingnya dalam memutuskan soal kebutuhan anak.

Diskusikan semuanya dengan baik dan cobalah mendapatkan solusi damai jika terjadi perbedaan pendapat.

Baca juga: 9 Cara Membantu Anak Hadapi Perceraian Orangtua

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.