Kompas.com - 08/06/2021, 14:48 WIB
Harry (36 tahun) dan Meghan (39 tahun), diterjang kritik tahun lalu setelah menyampaikan pandangan soal pemilihan presiden AS. AP PHOTO/DOMINIC LIPINSKIHarry (36 tahun) dan Meghan (39 tahun), diterjang kritik tahun lalu setelah menyampaikan pandangan soal pemilihan presiden AS.

KOMPAS.com - Pangeran Harry dan Meghan Markle menamai anak keduanya Lilibet, yang terinspirasi dari Ratu Elizabeth. Namun pemilihan nama tersebut dinilai tak sopan dan merendahkan pimpinan monarki Inggris itu.

Putri pasangan Duke dan Duchess of Sussex itu diberi nama Lilibet Diana Mountbatten-Windsor. Nama depannya adalah panggilan sayang neneknya, Ratu Elizabeth Alexandra Mary.

Bagi sebagian kalangan, pemilihan nama ini mungkin dianggap sebagai penghormatan yang manis. Sayangnya, jurnalis sekaligus penulis biografi kerajaan, Angela Levin menilai hal tersebut tidak pantas.

Alasannya, nama itu adalah panggilan intim dari mendiang Pangeran Philip untuk istrinya itu. Pemilihan nama itu sangat pribadi sehingga tidak seharusnya dipakai oleh orang lain, termasuk cicitnya sendiri.

Baca juga: Ratu Elizabeth II Bahagia dengan Lahirnya Putri Pangeran Harry Lilibet Diana

"Saya pikir itu bukan ide yang bagus, rasanya agak tidak pantas untuk Yang Mulia Ratu. Nama itu adalah panggilan yang sangat pribadi dari suaminya, yang belum lama meninggal. Pangeran Charles tentunya tidak pernah bermimpi memanggil ibunya dengan nama Lilibet," jelasnya.

Hal itu disampaikannya ketika tampil di Good Morning Britain, acara berita hari ternama yang disiarkan di Inggris Raya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, hampir semua orang tahu tentang kisah dibalik nama tersebut nama tak ada yang berani memakainya.

Alasannya tentu saja untuk menghormati hubungan Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth yang begitu mesra hingga akhir hayatnya.

Baca juga: 6 Fakta Kelahiran Lilibet Diana, Anak Kedua Pangeran Harry dan Meghan Markle

Levin berpendapat, Harry mungkin saja pernah menyebutkan akan menamai anaknya sesuai nama neneknya itu. "Tetapi saya tidak yakin dia mengatakan, "Saya akan memilih Lilibet'", tambahnya.

Nama Lilibet adalah bentuk sederhana dari Elizabeth ketika sang ratu masih belia. Kala itu, ia belum mampu menyebutkan namanya dengan tepat sehingga disebut dengan 'Lilibet'.

Selain suaminya, hanya orang-orang terdekatnya yang berani memanggilnya dengan nama itu, termasuk orangtuanya, Raja George VI dan Queen Mother.

Sebagaimana ucapan yang begitu populer pernah diucapkan raja soal anak-anaknya, "Lilibet adalah kebanggaanku, Margaret adalah kebahagiaanku".

Pemilihan nama bayi yang lahir pada 4 Juni lalu ini dianggap sebagai penghormatan kepada ratu sekaligus upaya rekonsilisasi Pangeran Harry terhadap Kerajaan Inggris.

Sesuai dengan pernyataan publik yang dirilis, ""Lili dinamai menurut nama nenek buyutnya, Yang Mulia Ratu, yang nama panggilan keluarganya adalah Lilibet."

Baca juga: Akankah Anak Kedua Pangeran Harry Punya Gelar Bangsawan? 

 



Sumber pagesix
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X