Kompas.com - 08/06/2021, 17:16 WIB
Ilustrasi kanker kulit melanoma, tahi lalat Shutterstock/Pixel-ShotIlustrasi kanker kulit melanoma, tahi lalat

KOMPAS.com - Kanker kulit melanoma adalah salah satu penyakit mematikan yang disebabkan oleh berbagai faktor. Namun perilaku hidup sehat bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk mencegahnya.

Melanoma disebabkan melanosit, sel yang memberikan warna coklat pada kulit, berkembang di luar kendali. Perkembangannya kemudian berubah menjadi merugikan untuk tubuh penderitanya.

Kasus melanoma sebenarnya relatif jarang terjadi dibandingkan jenis kanker kulit lainnya. Hanya saja penyakit ini jauh lebih berbahaya karena mudah menjalar ke bagian tubuh lainnya jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.

Untuk di Indonesia, risiko melanoma juga cenderung lebih rendah karena mayoritas penduduknya berkulit gelap. Namun belakangan ditemukan sejumlah kasus kanker kulit ini di sekitar kita sehingga kita perlu waspada.

Terlebih lagi, risiko melanoma di telapak tangan, telapak kaki atau bagian bawah kuku tetap tinggi tak peduli tipe dan jenis kulit seseorang.

Sebenarnya, tidak ada cara pasti yang efektif mencegah melanoma. Apalagi penyakit ini dipicu berbagai faktor termasuk usia, genetik, ras dan riwayat keluarga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jangan Anggap Enteng, Pemilik Kulit Gelap Juga Berisiko Kanker Kulit

Namun ada tiga cara yang bisa ditempuh untuk menekan risikonya antara lain:

  • Membatasi paparan sinar matahari

Tabir surya adalah kunci untuk mencegah penyakit melanoma karena mampu melindungi kulit dari sinar matahari.

Hindari paparan sinar ultraviolet dengan selalu mengenakan pelindung kulit ketika berkegiatan di luar ruangan.

Gunakan tabir surya dengan kadar SPF minimal 30 dan balurkan secara berkala di kulit. Gunakan pelindungan tubuh seperti topi atau jaket untuk mengurangi dampaknya.

Jika memungkinkan, hindari berada di bawah panas terik matahari ketika siang hari.

  • Cek tahi lalat yang tidak normal

Tahi lalat yang ada di tubuh kita bisa menjadi awal penyakit melanoma. Karena itu, perhatikan secara detail apakah kita memiliki tanda lahir yang tidak normal.

Jika memiliki banyak tahi lalat, berhati-hatilah dengan memeriksa tubuh sendiri secara berkala dan mengkonsultasikannya ke dokter.

Apabila mendapati tanda lahir yang baru, tidak biasa, atau berubah,  segeralah memeriksakannya ke dokter yang berpengalaman dalam mengenali kanker kulit.

  • Jaga imun tubuh

Imunitas amat penting untuk memastikan tubuh tetap bugar dan terhindari dari berbagai jenis penyakit termasuk kanker kulit.

Hindari berbagai faktor risiko yang berdampak buruk pada sistem kekebalan tubuh termasuk kelelahan, stres maupun pola makan tidak sehat.

Jika merasa perlu, tak ada salahnya mengkonsumsi suplemen untuk menjaga imun tubuh khususnya di masa pandemi seperti ini. Terlebih lagi jika kita memiliki riwayat kesehatan yang buruk atau penyakit bawaan.

Baca juga: Melanoma pada Ibu Hamil Tinggi Risiko Kematian



Sumber Cancer.org
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X