Kompas.com - 16/06/2021, 11:33 WIB
Pengunjung antre untuk melihat bunga bangkai yang mekar di Warsaw University Botanical Gardens, Polandia. InsiderPengunjung antre untuk melihat bunga bangkai yang mekar di Warsaw University Botanical Gardens, Polandia.

KOMPAS.com - Bunga bangkai raksasa, tumbuhan endemik Indonesia yang tergolong langka, belum lama ini mekar di kebun raya Universitas Warsawa, Polandia.

Bunga beraroma tidak sedap itu mulai berkembang pada Senin (13/6/2021) waktu setempat. Ketika mekar, tanaman itu mengeluarkan aroma yang mengundang banyak serangga penyerbuk pemakan daging.

Proses mekarnya sebenarnya tergolong singkat karena bunga tersebut mulai layu kembali pada Senin pagi, keesokan harinya.

Meski demikian, momen langka ini tetap dinantikan oleh warga Polandia untuk bisa menyaksikannya secara langsung.

Baca juga: Selama 2 Tahun, Bunga Bangkai Mekar Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Ribuan orang rela mengantre dan berdesak-desakan sejak Minggu malam sampai Senin pagi. Banyak pula yang mendokumentasikannya dan mengunggahnya ke media sosial.

Ada yang gagal menyaksikannya secara langsung karena tak tahan dengan aromanya dan menghindari keramaian. Alternatifnya, menyaksikan proses mekar bunga bernama Latin Amorphophallus titanum itu lewat video streaming dari pengelola.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di luar habitat asli

Antusiasme masyarakat Eropa Tengah ini sebenarnya sangat normal dan bisa dipahami. Bunga bangkai raksasa hanya mekar dalam waktu singkat, maksimal tiga hari, dan tidak bisa diprediksi waktunya.

Tanaman yang juga dikenal dengan nama Sumatra Titan Arum ini relatif sulit dikembangkan di luar habitat aslinya. Apalagi di Polandia, negara dengan iklim yang tergolong sangat berbeda dengan Pulau Sumatera sebagai daerah endemiknya.

Baca juga: Bunga Bangkai Dikabarkan Tumbuh di Berbagai Tempat, Benarkah Termasuk Bunga Langka?

Bentuknya yang unik dengan tinggi hingga tiga meter juga ikut menambah daya tariknya. Jadi kehadirannya memang selalu berhasil menarik perhatian.

Sejauh ini, bunga bangkai hanya pernah mekar beberapa kali saja di luar habitat aslinya. Misalnya ketika mekar di New York Botanical Gardens pada 2016 dan 2018 di kebun kampus Amazon, Seattle.

Kala itu, proses berkembang kelopak bunganya juga amat dinantikan dan memicu keramaian dari masyarakat setempat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X