Kompas.com - 24/06/2021, 19:33 WIB
Penyanyi Britney Spears menghadiri pengumuman penampilan tetapnya, Britney: Domination, di Park MGM di Las Vegas, Nevada, pada 18 October 2018. Britney Spears tampil dalam 32 pertunjukan di Park MGM. Ethan Miller/Getty Images/AFPPenyanyi Britney Spears menghadiri pengumuman penampilan tetapnya, Britney: Domination, di Park MGM di Las Vegas, Nevada, pada 18 October 2018. Britney Spears tampil dalam 32 pertunjukan di Park MGM.

KOMPAS.com - Drama conservatorship Britney Spears akhirnya memuncak ketika ia akhirnya secara resmi meminta pengadilan mengembalikan kebebasannya.

Penyanyi jebolan Disney Club ini terikat perwalian yang membuatnya kehilangan kebebasan sejak tahun 2008 silam. Di mata hukum, ia dianggap tak mampu mengambil keputusan soal kehidupannya sehingga butuh wali.

Maka ditunjuklah Jamie Spears, ayah kandungnya, dan seorang pengacara yang bertanggung jawab mengatur segala aspek kehidupan wanita berusia 39 tahun ini.

Berdasarkan hukum di Amerika Serikat, konservatori diberikan pengadilan untuk individu yang tidak dapat membuat keputusan sendiri, seperti mereka yang menderita demensia atau penyakit mental lainnya.

Dalam kasus Britney, perwaliannya dibagi menjadi dua, untuk urusan tanah dan keuangan sedangkan pengaturan terpisah untuk urusan pibadinya. Berdasarkan perjanjian hukum ini, ia tidak lagi mengendalikan keuangannya sejak 2008.

Baca juga: Kebebasan Britney Spears Terenggut Demi Nama Hukum

Jamie Spears sebenarnya pernah mengundurkan diri sebagai wali pribadi putrinya pada 2019 karena alasan kesehatan. Ia lalu digantikan oleh Jodi Montgomery, seorang profesional caretaker untuk sementara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun ayahnya kembali menjadi pihak yang berkuasa penuh atas dirinya. Bukannya memberikan pendampingan, pria ini dikabarkan malah memanfaatkan dan memanipulasi putrinya.

Dokumen rahasia yang pernah dirilis The New York Times menyebutkan, Britney pernah mengajukan keberatan atas konservatori yang dijalaninya. Ia tak punya otonomi atas hidupnya termasuk soal siapa yang dia kencani, hingga warna lemari dapurnya.

"Dia merasa konservatori telah menjadi alat yang menindas dan mengendalikan terhadap dirinya," tulis seorang penyelidik pengadilan dalam sebuah laporan tahun 2016, seperti dikutip dari BBC.

Baca juga: Britney Spears Ungkap Fakta Mengejutkan Kehidupannya di Persidangan

Britney beranggapan, wali, dalam hal ini ayahnya, memiliki terlalu banyak kendali.

Halaman:


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X