Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/06/2021, 12:30 WIB
Ryan Sara Pratiwi,
Lusia Kus Anna

Tim Redaksi

Sumber Moms

KOMPAS.com - Sleep apnea merupakan kondisi di mana seseorang berhenti bernapas sejenak dalam tidurnya. Gangguan tidur ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja, tetapi juga anak-anak.

Bagi anak-anak, sleep apnea sangat mengganggu siklus tidur. Mereka jadi terbangun berulang kali.

Padahal, tidur sangat penting bagi kesehatan fisik dan mental mereka untuk dapat berfokus pada hari berikutnya.

Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa ketika anak-anak yang menderita sleep apnea tumbuh menjadi remaja, mereka dapat menghadapi beberapa masalah serius, salah satunya tekanan darah tinggi.

Baca juga: Anak Juga Bisa Alami Sleep Apnea, Kenali Gejalanya

Studi yang diselesaikan oleh Penn State College of Medicine tersebut menemukan bahwa anak-anak yang mengalami sleep apnea tiga kali lebih mungkin untuk mengembangkan tekanan darah tinggi setelah remaja.

Namun, risiko itu bisa dihindari apabila sleep apnea pada anak-anak membaik seiring bertambahnya usia.

Tekanan darah tinggi merupakan kondisi yang tidak bisa diabaikan karena dalam jangka panjang bisa memicu penyakit jantung, stroke, bahkan gagal ginjal.

Pemeriksaan mendalam

Peneliti utama studi, Julio Fernandez-Mendoza mengatakan bahwa sleep apnea pada anak-anak adalah kondisi yang serius dan orangtua perlu mengambil tindakan pencegahan.

Menurut dia, untuk mengetahui hubungan antara sleep apnea pada masa kanak-kanak dan hipertensi memerlukan beberapa skrining.

"Perawatan pencegahan pada anak-anak itu penting," terangnya.

Di samping itu, sleep apnea atau gangguan tidur pada anak-anak bisa memengaruhi sebagian besar perilaku mereka.

Baca juga: Apa itu Sleep Apnea?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Moms
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com