Kompas.com - 05/08/2021, 16:34 WIB

KOMPAS.com – Kemajuan ilmu bioteknologi membuat penerapannya dalam kehidupan manusia semakin luas. Masa pandemi ikut mendorong pentingnya bioteknologi dalam bidang kesehatan.

Contoh penerapan bioteknologi dalam bidang medis antara lain pembuatan vaksin, pembuatan hormon, antibodi, transplantasi organ, hingga diagnosis berbagai penyakit.

Di negara maju, bioteknologi berkembang lebih pesat. Riset-riset pemanfaatan bioteknologi terutama untuk pengobatan penyakit genetic atau pun kronis yang belum ada obatnya, seperti kanker.

Untuk mendorong pengembangan riset bioteknologi di Indonesia, PT.Etana Biotechnologies Indonesia (Etana) dan Universitas Indonesia menjalin kerjasama penelitian dan pengembangan obat berbasis bioteknologi.

“Kami melihat sinergi antara Etana dan Universitas Indonesia merupakan sinergi yang baik antara industri dengan academia dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang bioteknologi untuk mengembangkan dan memproduksi produk biologi,” kata Direktur Utama Etana, Nathan Tirtana.

Baca juga: Contoh Produk Bioteknologi Modern di Bidang Kesehatan

Sementara itu, Rektor Universitas Indonesia, Prof.Ari Kuncoro, mengatakan selama ini berbagai riset telah dilakukan di kampus UI, terutama di masa pandemi untuk membantu pemerintah.

“Kami berharap hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan memberikan manfaat bagi perkembangan dunia kesehatan di Indonesia,” katanya.

Nantinya kerjasama ini akan meliputi diskusi dan pertukaran informasi terkait perkembangan bioteknologi di bidang pengobatan, kolaborasi penelitian, hingga pengembangan obat dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki kedua belah pihak.

Bioteknologi telah berkembang sejak lama di Indonesia, seperti pada pembuatan tempe dan oncom. Namun bioteknologi modern baru berkembang ketika Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengizinkan munculnya program Bioteknologi (1985) di beberapa perguruan tinggi.

Tujuan pemerintah dalam program ini adalah untuk meningkatkan penelitian di bidang bioteknologi dan memperluas jaringan bioteknologi di tingkat nasional maupun internasional, untuk kesejahteraan manusia.

Baca juga: Menurut Riset, Pandemi Bikin Teori Konspirasi Makin Menjadi-jadi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.